Siak

Jangan Sampai Diminta Petugas untuk Putar Balik, Masuk ke Siak Wajib Pakai Masker dan Helm

Tim ini mendirikan pos penjagaan di simpang empat bundaran Kwalian. Setiap kendaraan yang lewat diberhentikan dan dipastikan memakai masker.

Tribun Pekanbaru/Mayonal
Petugas dari Polri dan Dishub Siak memberikan sosialisasi agar menerapkan protokol kesehatan kepada pengendara yang melintasi bundaran Kwalian, kecamatan Siak, Selasa (16/6/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Meski tidak lagi PSBB, namun masuk ke Kota Siak Sri Indrapura wajib memakai masker serta helm bagi pengendara roda dua. Jika tidak memenuhi sarat itu, petugas akan menyuruh putar balik.

Peraturan itu diterapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak.

Tim ini mendirikan pos penjagaan di simpang empat bundaran Kwalian. Setiap kendaraan yang lewat diberhentikan dan dipastikan memakai masker.

"Ini untuk memastikan keamanan warga yang datang dari arah Kecamatan Bungaraya, Sungai Apit, Pusako dan Sabak Auh masuk ke Kecamatan Siak," kata Bripka Aliyudin, petugas dari pos penjagaan itu, Selasa (16/6/2020).

Selain itu, petugas juga akan diperiksa suhu tubuhnya menggunakan Thermo Gun oleh tim kesehatan yang berjaga di pos itu.

Kasasi Ditolak dan Dihukum Setahun Penjara, Kejari Siak Kirim Surat Eksekusi untuk Nelson Manalu

Lakukan Penyesuaian New Normal, Pemkab Siak akan Buka Kembali Objek Wisata Istana Siak

Program Kota Tanpa Kumuh Dikerjakan di Tualang Siak Riau pada Thaun 2021 Mendatang

Di pos tersebut dijaga personel dari Polsek dan Dishub Siak. Mereka juga melakukan sosialisasi agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker dan helm jika berpergian. Selalu jaga jarak dan mencuci tangan di tempat yang disediakan seperti di kantor-kantor atau tempat perbelanjaan. Hindari keramaian atau berkumpul-kumpul dan jaga kebersihan," kata Bripka Ali Yudin.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran virus Corona di Kabupaten Siak khususnya Kecamatan Siak.

Sebab kecamatan Siak menjadi pusat kunjungan masyarakat setelah dibukanya kembali aktifitas masyarakat pasca PSBB.

"Karena itu kami menyosialisasikan kepada masyarakat untuk selalu terapkan protokol kesehatan. Ini demi kemaslahatan bersama, karena New Normal itu bukan berarti Corona sudah tidak ada, kita beraktifitas seperti biasa namun tetap waspada," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved