Breaking News:

Enam Tahun Berturut-turut Peningkatan Keanekaragaman Hayati di Konsesi RER

Tahun ini merupakan tahun ke enam bagi peningkatan keanekaragaman hayati di Konsesi RER.

istimewa
Restorasi Ekosistem Riau (RER) mencatatkan berbagai kemajuan dalam upaya menjaga dan melindungi habitat bagi flora dan fauna yang dilindungi di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tahun ini merupakan tahun ke enam bagi peningkatan keanekaragaman hayati di Konsesi RER.

Selain itu juga merupakan enam tahun berturut-turut tidak adanya kebakaran hutan dan lahan.

Memasuki tahun keenam, program restorasi dan konservasi di lahan gambut terbesar di Sumatra, Restorasi Ekosistem Riau (RER) kembali mencatatkan berbagai kemajuan dalam upaya menjaga dan melindungi habitat bagi flora dan fauna yang dilindungi.

Diinisiasi oleh Grup APRIL sejak 2013, RER berkomitmen melindungi, merestorasi dan mengkonservasi ekosistem di lahan gambut serta menjaga stok karbon dan melestarikan keanekaragaman hayati di konsesi seluas 150.693 ha di Riau, setara dengan luasan kota London.

Dalam Laporan Kemajuan 2019, RER fokus pada tiga hal penting, yaitu peningkatan inventarisasi
flora dan fauna, kesuksesan menjaga hutan restorasi dari kebakaran selama enam tahun
berturut-turut serta beberapa prakarsa penelitian keanekaragaman hayati.

Peningkatan Inventarisasi Flora dan Fauna

Sampai dengan 2019, RER berhasil mengidentifikasi tambahan 38 jenis flora dan fauna menjadi
total 797 spesies. Perinciannya, sebanyak 76 spesies mamalia, 307 spesies burung, 107 spesies
amfibi dan reptil, 190 spesies pohon, 89 spesies ikan dan 28 spesies Serangga (Odonata)
ditemukan di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang.

Dari angka tersebut, sebanyak 57 spesies terdaftar di Daftar Merah lembaga konservasi dunia,
International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) sebagai rentan
(36), hampir punah (13) dan terancam punah (8).

Terdapat pula 114 spesies dalam kawasan RER yang masuk dalam daftar konvensi perdagangan internasional untuk spesies flora dan fauna liar terancam (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/CITES) serta 106 spesies tercatat oleh Pemerintah Indonesia sebagai flora dan fauna
dilindungi.

Tidak Ada Kebakaran 6 Tahun Berturut-Turut Selama enam tahun terakhir juga tercatat tidak ada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah RER berkat komitmen kuat dalam merestorasi hutan, restorasi hidrologis serta pelibatan langsung masyarakat di dalamnya.

Halaman
123
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved