Breaking News:

Tips Kesehatan

Jangan Sembarangan Cukur Habis Rambut Kemaluan, Resiko Ini Mengintaimu

Rambut kemaluan yang berada di organ intim kita rupanya tidak disarankan untuk dicukur habis.

unsplash
ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM -- Bagi sebagian wanita rambut kemaluan terkadang membuat risih.

Malah ada sebagian perempuan yang menganggap rambut kemaluan itu sesuatu hal yang mengganggu penampilan daerah kewanitaan.

Karenanya tidak sedikit perempuan yang rutin dan rajin melakukan waxing bulu kemaluan.

Untuk kita ketahui, walau tidak dilarang mencukur atau waxing bulu kemaluan perempuan.

Tapi, alangkah baiknya wanita mengetahui lebih jauh mengenai pubic hair ini.

Rambut kemaluan yang berada di organ intim kita rupanya tidak disarankan untuk dicukur habis.

Banyak yang mengatakan jika rambut kemaluan saat dicukur bisa menimbulkan beragam penyakit serius yang akan membahayakan organ intim kita.

Sebab, rambut kemaluan selama ini memiliki manfaat untuk mencegah atau tameng yang bisa menangkal infeksi.

Agar Miss V Tetap Wangi Seharian, Coba Tiga Cara Merawat Vagina Ini

Pernahkah Anda Buang Angin Lewat Vagina? Mungkin Ini Penyebabnya

Miss V
Miss V (Istimewa)

Menurut Dr Vanessa Mackar, Konsultan Obstetrician dan Ginekolog dari Royal College of Obstetricians and Gynecologists, Inggris, melansir dari Kompas.com, rambut kemaluan perempuan yang berada di sekitar vagina mempunyai tugas penting bagi kesehatan vagina.

Menurutnya, "Rambut kemaluan menjadi penghalang alami untuk menjaga kebersihan, untuk mengurangi kontak dengan virus dan bakteri, dan untuk melindungi kulit halus vulva."

Halaman
12
Editor: Sesri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved