BNI Edukasi Masyarakat Tentang Pencairan Dana PKH Melalui Sistem Nontunai

Penyaluran dana bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) oleh Kementerian Sosial, dilakukan dengan bekerjasama sejumlah bank.

istimewa
Home visit dan penyerahan cinderamata kepada salah satu keluarga penerima bansos yang diserahkan oleh Wakil Pemimpin BNI Dumai Novan Dewa Nanda, didampingi Romy Rizki pemimpin BNI Bengkalis bersama Tim Bansos BNI Wilayah Sumbar, Riau Kepri 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyaluran dana bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) oleh Kementerian Sosial, dilakukan dengan bekerjasama sejumlah bank.

BNI menjadi salah satu pelopor digital banking partner yang turut menyukseskan penyaluran dana PKH ini, sejak 2016, bersama bank-bank lain,

yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), hingga saat ini dalam wabah Covid-19.

Wakil Pemimpin BNI Dumai Novan Dewa Nanda mengatakan, untuk mempermudah masyarakat, pihak BNI juga yang memperkenalkan teknologi perbankan untuk menajamkan penyaluran bansos PKH agar bisa dilakukan secara nontunai (cashless) dan memenuhi prinsip 6T,

seperti yang diharapkan pemerintah, yaitu Tepat Sasaran, Tepat Kualitas, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Waktu, dan Tepat Administrasi.

Kisah Sedih Pasien Positif Covid-19, Meninggal Dunia Saat Hamil 28 Minggu

China Terpojok Atas Kebijakan di Hong Kong, Kini Giliran Pemimpin Eropa Peringatkan Xi Jinping

Ingat Perawat Covid-19 yang Pakai APD Transparan? Diskors RS tapi Kini Banjir Job Model

"Solusi yang kami berikan adalah penciptaan kartu combo, yaitu satu kartu dengan dua fungsi, yaitu fungsi saving dan fungsi wallet, yang sekarang dikenal sebagai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan menjadikan UKM masyarakat sekitar sebagai agen46, atau agen penyalur bansos, sehingga bansos dalam bentuk uang maupun barang/natura, benar-benar sampai kepada keluarga penerima manfaat," kata Novan melalui rilisnya, Selasa (23/6/2020).

Ia juga menyampaikan, edukasi dan Home Visit KPM PKH ini dilaksanakan di Desa Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, dengan dihadiri oleh keluarga penerima manfaat, agen46 penyalur bansos dan para pendamping sebagai peserta.

Novan Dewa Nanda juga menyatakan, bahwa partisipasi BNI dalam penyaluran program Bantuan sosial ini menunjukkan bukti dan komitmen BNI untuk terus menyokong pendistribusian bansos baik dalam bentuk PKH Nontunai maupun program sembako atau BPNT.

"Kita sangat berkonsentrasi dalam pembentukan agen46 di daerah yang memang jauh dari Kantor Layanan, selain dapat membantu masyarakat dalam melakukan aktivitas seperti pembayaran PLN, pulsa dan transfer uang antar bank selanjutnya agen46 tersebut juga dapat menjadi e-waroeng penyalur bansos sembako," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah PKH Kab. Bengkalis H. AH. Mahali, LL. B (HONS), MA, MIPR menyatakan pihaknya bersama BNI sebagai bank penyalur akan terus mengedukasi para KPM agar dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan semaksimal mungkin dan dapat menjadi pijakan agar menuju taraf selanjutnya.

"Karena sesungguhnya target pemerintah adalah menekan angka kemiskinan, tepat sasaran dan menambah angka graduasi KPM bansos di kabupaten Bengkalis ini," ujarnya.

( Tribunpekanbaru.com / Alexander )

Penulis: Alex
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved