Breaking News:

Detik-detik Wanita Hamil Hendak Loncat dari JPO, Korban Perkosaan Stres Ditinggal Suami Kawin Lagi

Korban sedang hamil 3 bulan ini bermaksud mencari suami di Jakarta menurut informasi sudah bekerja dan menikah lagi

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Seorang wanita hamil berniat bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan penyembrangan orang (JPO) di Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok, Selasa (23/6/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Tak kuat dihantam nasib malang bertubi-tubi, seorang wanita yang sedang mengandung terlihat hendak bunuh diri di tempat umum.

Wanita itu hendak cara melompat dari jembatan penyeberangan orang (JPO) Jalan Margonda Raya, Depok, Selasa (23/6/2020) pagi.

Kepada petugas kepolisian dari Polres Metro Depok, perempuan asal dari Pemalang, Jawa Tengah itu mengaku stres lantaran mengetahui suami yang dicari-carinya selama ini dikabarkan telah kawin lagi.

Penggemar K-Pop di AS ‘Kerjai’ Donald Trump, Ramai-ramai Daftar Kampanye, Tapi Mangkir Saat Hari H

Dua Pemuja Sabu di Kerumutan Pelalawan Diciduk Polisi, Beli Barang Haram Seharga Rp 500 Ribu

Video Tak Senonoh Tiba-tiba Muncul di Webinar, KPU Sumbar Bakal Lebih Ketat Seleksi Peserta

Mirisnya, di tengah mencari sang suami yang bekerja di Jakarta itu, sang wanita berbaju putih dengan bawahan rok merah ini diperkosa orang tak dikenal.

"Korban sedang hamil 3 bulan ini bermaksud mencari suami di Jakarta menurut informasi sudah bekerja dan menikah lagi," ujar Kasat Binmas Polrestro Depok Kompol Lindang Lumban Tungkup Nainggolan kepada wartawan, Selasa (23/6/2020).

"Namun dalam pencarian, ia mengalami nasib nahas karena diperkosa oleh orang tak dikenal dan semua harta bendanya diambil pelaku,” imbuhnya.

Polisi mengetahui niat buruk sang wanita setelah membuat heboh lantaran tiba-tiba korban melompati besi pegangan dan berniat terjun di tengah keramaian kendaraan lalu lalang sekitar pukul 10.00 WIB.

"Anggota kita Panit Binpolmas Ipda Sugito langsung melakukan negosiasi sekitar 10 menit agar korban tidak lompat dari JPO.”

“ Setelah bisa dibujuk korban langsung dibawa ke SPKT untuk ditenangkan," katanya.

Dari hasil introgasi anggota, kata Lindang, alasan korban berniat bunuh diri karena malu merasa dirinya sudah kotor.

Halaman
123
Editor: Nurul Qomariah
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved