Breaking News:

4 Jam Disekap di Angkot, Barang Dikembalikan dan Diberi Ongkos Pulang, Bidan Ini Sempat Ragu Melapor

SR dan RP bisa bernapas lega meskipun didera trauma hebat. Setelah disekap 4 jam dan ponsel serta uang mereka dikuras habis

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ilustrasi angkot(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - SR, seorang bidan salah satu rumah sakit swasta di bilangan Cimanggis, Depok, Jawa Barat menjadi korban penyekapan selama 4 jam pada Minggu (21/6/2020) malam bersama rekannya perawat, RP.

Ia disekap di dalam angkot selama perjalanan pulang dan beberapa barang berharganya dirampas.

Mengalami kejadian yang membuatnya trauma itu, SR justru mengaku awalnya tak berniat melaporkan para pelaku ke polisi.

//

"Cuma dari pihak kakak saya tidak terima dan minta agar jangan membiarkan. Ternyata dari pihak rumah sakit juga support, sampai kemarin kami diantar pihak rumah sakit ke Polsek Cimanggis," kata SR kepada Kompas.com, Selasa (22/6/2020).

Tahun Ini Terbuka Kemungkinan WNI Melaksanakan Ibadah Haji, Tapi Khusus Ini

SR menceritakan mengapa ia ragu melaporkan kasus ini ke polisi. Pertama, ia merasa bersyukur karena dirinya tak dianiaya atau bahkan dibunuh seperti ancaman para perampok yang menyekapnya.

Kedua, ia ragu melapor karena sedikit merasa iba terhadap para perampok itu. Selama penyekapan, SR merasa ada tingkah yang janggal pada para perampok itu.

"Mereka itu penjahat kok kayak ada sisi baiknya," jelas dia.

Kembalikan barang-barang di dalam tas

Penyekapan berlangsung selama kurang lebih 4 jam di dalam angkot yang mengarah dari Cimanggis menuju Citeureup.

Selama tengah malam hingga dini hari, SR dan RP dipaksa tengkurap di lantai mobil, tubuh mereka diinjak serta ditutupi kain. Setiap kali meronta, mereka dipukul dan diancam menggunakan gunting, bahkan sesekali mendapatkan pelecehan seksual.

Kedua perempuan itu akhirnya menyerah dan pilih mengikhlaskan barang-barang berharga mereka, mulai dari ponsel, perhiasan, hingga uang tunai dan saldo rekening di ATM kepada para perampok yang menggeledah isi tas mereka.

Niat Menikah tak Mendapat Restu, Jasad Remaja 17 Tahun Ditemukan di Pohon Karet

Halaman
1234
Editor: M Iqbal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved