Breaking News:

Berita Riau

Kajari Kuansing Riau Bicara Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Rp10,4 M dan Dua Perkara Rasuah Lain

Kajari Hadiman melanjutkan, berkas kasus ini sudah P-16. Artinya surat perintah penunjukan JPU untuk mengikuti perkembangan penyidikan.

TRIBUNPEKANBARU/PALTI SIAHAAN
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuansing, Hadiman 

Dari kerugian negara tersebut, sudah dikembalikan sebesar Rp 2.951.910. Artinya, sisa kerugian negara yang belum dibayarkan sebesar Rp 7.451.038.606.

Kajari juga bicara soal korupsi di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kuansing, di mana ada dua terdakwa.

Pengadilan Tipikor Pekanbaru sudah memvonis 4 tahun penjara pada awal April lalu.

Dua terdakwa dalam kasus ini yakni H Irwandi SSos MM yang merupakan Kepala Dinas DP2KBP3A Kuansing dan Zulherman yang merupakan bendahara di DP2KBP3A.

Terdakwa Zuherman menerima vonis. Sedangkan Irwandi banding. Nah, hasil banding ternyata sudah keluar.

"Hasil banding menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Kita belum tahu apakah terdakwa (Irwandi) kasasi atau tidak. Kita tunggu saja," katanya.

Kasus korupsi di DP2KBP3A Kuansing ini terjadi kala pencairan dana Uang Persediaan (UP) pada 7 Juni 2017 lalu sebanyak Rp 1.046.700.600.

Audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebut ada kerugian negara sebesar Rp 595.100.700.

Hadiman juga bicara soal dugaan kasus korupsi Dana Honorarium Pejabat Pertanahan Setdakab Kuansing, Riau yang terjadi 2015 lalu.

Ada tiga terdakwa dalam kasus ini yakni Suhasman, Kabag Pelayanan Pertanahan Setdakab Kuansing selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Dedi Susanto dan Mega Fitri, keduanya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Pada 8 Mei lalu, Pengadilan Tipikor Pekanbaru memvonis bebas ketiga terdakwa.

Alhasil, Kejari Kuansing menempuh kasasi.

"Hasil Kasasi belum keluar. Biasanya lama karena MA kan banyak nangani kasus kasasi dari seluruh Indonesia," terangnya.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved