Breaking News:

Disbunak Pelalawan Belum Bisa Prediksi Kebutuhan Hewan Qurban, Diduga Dampak Covid-19

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Pelalawan Riau belum bisa memprediksi kebutuhan hewan qurban saat Hari Raya Idul Adha tahun 2020

TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
Ilustrasi pembagian daging hewan kurban. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Pelalawan Riau belum bisa memprediksi kebutuhan hewan qurban saat Hari Raya Idul Adha tahun 2020 ini.

Gambaran jumlah hewan qurban yang akan disembelih pada Hari Raya Qurban yang jatuh pada 31 Juni mendatang masih samar.

Pada tahun-tahun sebelumnya, taksasi permintaan ternak qurban mulai nampak satu bulan sebelum Lebaran.

Bahkan sudah dilakukan pemesanan dengan memasok dari daerah lain.

"Sampai saat ini masih terlihat lesu. Prediksi hewan qurban belum bisa kita bisa digambarkan sampai sekarang," tutur Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunak Pelalawan, Asmedi, kepada Tribun Pekanbaru.com, Kamis (25/6/2020).

Ilustrasi Hewan Kurban
Ilustrasi Hewan Kurban (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)

Asmedi menjelaskan, pihaknya berupaya melakukan pendataan ke mesjid-mesjid dan kelompok masyarakat terkait kebutuhan hewan ternak.

Kebanyakan belum bisa memberikan jawaban dan sebagian lain malah menurun drastis yang sebelumnya lima ekor sapi menjadi dua ekor saja.

Demikian juga dengan kantor instansi pemerintah yang sebelumnya permintaan tinggi, kini masih sepi.

Pihaknya menduga kondisi lesunya permintaan ternak qurban diakibatkan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang sedang melanda wilayah Riau, khususnya Pelalawan.

Pegebluk Covid-19 berimbas terhadap perekonomian masyarakat yang seret dan mengakibatkan daya beli menurun.

BREAKING NEWS: Puluhan Orang Tua Siswa Geruduk SMAN 8 Pekanbaru, Protes Dugaan Kecurangan PPDB

Hiu Nyangkut di jaring Nelayan Saat Mancing di Sungai Indragiri, Inhu, Provinsi Riau

Tensi Meningkat di Laut China Selatan, Amerika Serikat Gelar Latihan Militer dengan Militer Jepang

"Mudah-mudahan kondisi ini cepat pulih. Masih ada waktu satu bulan lebih lagi sebelum Lebaran Haji," tandasnya.

Asmedi membandingkan, tahun 2019 lalu kebutuhan hewan qurban di Pelalawan mencapai 2.006 ekor dengan rincian 1.462 ekor sapi, kerbau 136, dan kambing 408 ekor.

Sebanyak 30 persen dari permintaan itu berasal dari peternak lokal dan selebihnya didatangkan dari berbagai daerah luar Pelalawan.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved