Breaking News:

Disambar Petir,Halimah Derita Luka Bakar di Kepala, Dilarikan Pakai Motor, Meninggal Saat Tiba di RS

Setelah disambar petir, Halimah menderita luka bakar di bagian pinggang dan juga bagian kepalanya

Editor: Nurul Qomariah
Foto dok RSU Cut Meutia/istimewa
Petugas medis RSU Cut Meutia Aceh Utara membawa korban disambar petir ke kamar mayat, Kamis (25/6/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, LHOKSUKON - Seorang wanita berusia 55 tahun menghembuskan nafas terakhir sesampai di rumah sakit usai disambar petir.

Halimah, warga Desa Punti Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara pada Kamis (25/6/2020) disambar petir saat ia berada di sawahnya di kawasan kecamatan setempat.

Setelah disambar petir, Halimah menderita luka bakar di bagian pinggang dan juga bagian kepalanya.

Dalam kondisi tersebut, pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut segera membawa korban ke RSU Cut Meutia Aceh Utara.

BOLA LOKAL- Tiga Item Ini Bakal Diterapkan Pelatih Kepala PSPS Riau Hadapi Lanjutan Liga 2

Detik-detik Tegang Tadah Kepala Bayi dengan 2Tangan, Kades Chusana Gemetar Teringat Bantu Persalinan

Baru Saja Melahirkan, Hasil Swab Ibu Muda di Surabaya Positif Corona, Ikut Mandikan Jenazah Mertua

RSUCM Aceh Utara berada di lintasan jalan nasional, Desa Meunasah Masjid Kecamatan Blang Mangat Lhokseumawe atau lebih dikenal kawasan Buket Rata.

Namun, korban bukan dibawa dengan ambulans, tapi korban dilarikan pihak keluarganya dengan menggunakan sepeda motor.

Namun, sayangnya upaya pihak keluarga untuk menyelamatkan korban tak berhasil.

Karena sampai di RS tersebut korban sudah menghembuskan nafas terakhir.

"Diduga korban meninggal ketika dalam perjalanan. Karena saat sampai di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSU Cut Meutia, korban sudah meninggal," ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara Jalaluddin SKM Mkes kepada Serambinews.com, Kamis (25/6/2020) petang.

Korban kata Humas RSU Cut Meutia, tiba di IRD sekira pukul 16.35 WIB, kemudian langsung divisum oleh petugas medis.

"Hasil visum ditemukan luka seperti bakar di bagian pinggang dan kepalanya," ujar Jalaluddin.

Tak lama kemudian setelah divisum dibawa ke kamar mayat.

"Korban saat dibawa ke RS masih mengenakan baju ke sawah, tapi kami tidak mengetahui kenapa dibawa dengan sepeda motor," ujar Humas RSU Cut Meutia.

Ibu dan Anak Warga Beutong Nagan Raya Disambar Petir

Sebelumnya, pada 7 April 2020 lalu, dua warga Desa Bumi Sari, Kecamatan Beutong, Nagan Raya juga menjadi korban sambaran petir.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved