Breaking News:

Virus Corona di Inhil

Kasus Positif Covid-19 Naik di Inhil, Dirut RSUD Puri Husada Tembilahan: Itu Hasil Kerja Gugus Tugas

Inhil itu kerja mencari, sehingga hasilnya banyak wajar, bukan Inhil meledak, artinya memang di cari dia dapat, sehingga hasilnya kedengaran

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadli
Kasus Positif Covid-19 Naik di Inhil, Dirut RSUD Puri Husada Tembilahan: Itu Hasil Kerja Gugus Tugas. Foto : Bupati Inhil HM Wardan didampingi Sekda Inhil H. Said Syarifuddin dan unsur forkompinda Inhil meninjau gedung islamic center yang disulap menjadi ruang isolasi tambahan Covid-19. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Hilir) tentu saja membuat kesiapan ruangan isolasi dan tenaga kesehatan (nakes) menjadi hal yang sangat penting.

Kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan selaku rumah sakit rujukan Covid-19 tentu saja menjadi sorotan.

Direktur RSUD PH Tembilahan, dr Saut pakpahan, menyatakan, rumah sakit yang dipimpinya sejauh ini masih sangat siap dan sanggup untuk menangani pasien Covid-19 tanpa mengganggu pasien umum lainnya.

Menurutnya, kesiapan RSUD PH dalam menghadapi gelombang pasien positif ini, baik itu dari segi nakes maupun sarana perawatan.

Dari segi ruangan, dijelaskan dr Saut, kapasitas ruangan di Gedung Islamic center yang menjadi rumah sakit tambahan khusus penangan Covid-19 masih sangat banyak.

“Total tempat tidur kita berjumlah 124, ini kan yang terisi belum sampai 50, kalau bisa jangan bertambah. Kita udah antisipasi, Inhil sudah termasuk yang bagus, karena cepat mengantisipasi ledakan positif. Apa yang kita khawatirkan kemarin ternyata terjadi, jadi tidak mengganggu (pasien umum) yang lain,” jelas dr Saut kepada Tribun Pekanbaru, Kamis (25/6).

Selanjutnya untuk nakes, di tambahkan dr Saut, secara jumlah nakes yang ada saat ini masih mampu dan tidak ada masalah, masih bisa menangani yang ada saat ini maupun jika terjadi penambahan lagi.

“Nakes kita memang ada yang positif. Masih bisa kita lakukan swab test, nanti mana yang positif diobati mana yang negatif bisa langsung kerja. Secara prinsip kita siap sambil berjalan ada dinamika, tenaga kurang kita atur, kita ganti dari sana sini, tambah kurang, masih terhandel jumlahnya, tidak ada masalah,” beber dr Saut.

Lebih lanjut Juru bicara bidang medis tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Inhil ini menilai, terjadinya kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Inhil merupakan hal yang wajar.

Artinya, tim gugus tugas telah bekerja untuk terus mencari pengembangan kasus positif sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19.

“Inhil itu kerja mencari (tracking), sehingga hasilnya banyak wajar, bukan Inhil meledak, artinya memang di cari dia dapat, sehingga hasilnya kedengaran,” pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved