Distributor Khawatir Barang Rusak, Bansos Pemkab Meranti Tahap II Belum Juga Disalurkan

Distributor khawatir jika pendistribusian bantuan terlalu lama, maka barang mengalami kerusakan sehingga tidak bisa dikonsumsi masyarakat

istimewa
Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim meninjau bongkar muat sembako bantuan sosial Covid-19 di Pelabuhan Camat, Selatpanjang, Selasa (5/5/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Bantuan sosial (bansos) Pemkab Kepulauan Meranti Riau yang berupa sembako tahap II belum bisa disalurkan hibgga saat ini.

Padahal diketahui logistik telah disiapkan oleh pihak distributor dan telah tiba dua minggu lalu.

Sembako tersebut disiapkan oleh pemerintah kabupaten bagi keluarga miskin yang terdampak tekanan ekonomi yang dihadapi masyarakat akibat wabah Covid-19.

Setiap keluarga mendapatkan paket sembako sebesar Rp 600 ribu.

Bikin Gaduh, Rekaman Pria dan Wanita Berasyik Masyuk di Dalam Mobil PBB Tersebar di Dunia Maya

Ulah Pengedar di Bikin Polisi Sibuk, Buang Barang Bukti Sabu-sabu Saat Dihadang di Jalan

Lokasi Telah Disiapkan, MTQ Provinsi Riau di Pelalawan Batal Digelar Tahun Ini, Apa Penyebabnya?

Adapun paket tersebut terdiri dari dari 28 Kilogram beras, 1 papan telur, 3 Kilogram gula dan 2 liter minyak goreng, 1 kotak mie instan dan 1 kaleng ikan sarden.

Ketua Koperasi Cahaya Multi Indonusa, Joko Sucahyo selaku pihak distributor mengatakan, saat ini pihaknya belum mendapatkan instruksi lebih lanjut terhadap distribusi sembako tersebut.

Dia mengkhawatirkan jika pendistribusian bantuan ini terlalu lama, maka barang akan mengalami kerusakan sehingga tidak bisa dikonsumsi masyarakat.

Bila mengikuti waktu pendistribusian tahap I, seharusnya sembako tahap II ini akan disalurkan pada 15 Juni 2020 lalu.

"Sembako ini sudah ready sekitar setengah bulan yang lalu. Seperti beras ini sudah terlalu lama berada di kapal."

"Sehingga kami memindahkannya ke dalam gudang, karena jika terlalu lama di dalam kapal beras akan mengalami kerusakan dan berkutu. Selain beras masih terdapat barang lain yang mudah rusak seperti telur," ungkap pihak distributor Joko, Minggu (28/6/2020).

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved