Jumlah Pendaftar PPDB di Kota Pekanbaru Bakal Dibatasi Setiap Hari, Ini Alasannya

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 untuk tingkat SD dan SMP akan bergulir pasa 1 Juli 2020 mendatang.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Orangtua siswa berkonsultasi dengan petugas pusat layanan informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 8 Pekanbaru, Rabu (17/6/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 untuk tingkat SD dan SMP akan bergulir pasa 1 Juli 2020 mendatang.

Proses PPDB bakal mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Sekolah nantinya bakal membatasi jumlah calon peserta didik yang.

Setiap harinya jumlah antrian terbatas hanya 60 hingga 75 orang untuk setiap sekolah.

"Jadi kita batasi jumlah yang mendaftar, agar tidak terjadi penumpukan," jelas Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas kepada Tribun, Minggu (28/6/2020).

Para calon peserta didik bakal mengikuti sejumlah alur saat mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 di Kota Pekanbaru.

Para calon peserta didik SD dan SMP nantinya bisa membawa formulir pendaftaran ke sekolah terdekat.

Mereka lantas bisa mengambil nomor antrian. Para calon peserta didik membawa berkas pendaftaran sesuai dengan syarat tiap jalur masuk.

Mereka bisa menyerahkannya kepada panitia. Calon peserta didik yang jalur zonasi nantinya bersama panitia mengukur jarak rumah ke sekolah melalui aplikasi Google Map.

Panitia nantinya akan menginput data yang ada dalam berkas calon peserta didik. Mereka yang sudah selesai mendaftar bakal mendapat cetak bukti daftar oleh panitia.

Satu lembar untuk calon peserta didik dan satu lembar untuk panita. Nantinya para calon peserta didik bisa memantau hasil PPDB online melalui pekanbaru.siap-ppdb.com.

Panitia bakal mengumumkan hasil PPDB pada 9 Juli 2020 mendatang. Para peserta didik yang lolos dalam PPDB bisa mendaftar ulang hingga 11 Juli 2020.

PPDB tahun 2020 berlangsung dalam empat jalur. Ada jalur zonasi sebanyak 60 persen, jalur afirmasi sebanyak 15 persen, jalue prestasi sebanyak 20 persen dan jalur perpindahan orang tua sebanyak 5 persen.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved