Breaking News:

Anak Belum Cukup Umur untuk Sekolah, Orangtua Datangi Disdukcapil Minta Ubah Data Kelahiran

Setelah terdesak kebanyakan orang tua akhirnya mengakui mau menyekolahkan anak dan terganjal masalah umur

Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
ILUSTRASI, Kantor Disdukcapil 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sejak sepekan terakhir Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah Kota Prabumulih, ramai didatangi para orang tua calon siswa baru.

Para orang tua calon siswa baru tersebut ramai mendatangi Disdukcapil Prabumulih dengan tujuan untuk meminta ubah data dalam akta kelahiran anaknya.

Akta kelahiran ingin diubah para orang tua lantaran untuk memaksakan anak agar bisa masuk sekolah meski belum cukup umur.

Padahal syarat usia calon siswa Sekolah Dasar (SD) harus 6 tahun.

"Memasuki tahun ajaran baru ini kita banyak didatangi warga khususnya orang tua calon siswa, mereka meminta diubah akte kelahiran agar anaknya cukup umur 6 tahun sehingga bisa masuk sekolah," ungkap Kepala Disdukcapil, Haryadi SH MM melalui Kabid Pelayanan Catatan Sipil, Rivan Iswandi SE dibincangi wartawan pada Senin (29/6/2020).

CATAT, Jadwal Tahun Ajaran Baru, Pendaftaran Masuk Sekolah hingga Aturan Belajar Tatap Muka

Kapan Mulai Masuk Sekolah Lagi? Kemendikbud Putuskan Tahun Ajaran Baru Juli 2020, SD Mulai September

Rivan menegaskan, pihaknya jelas dan tegas menolak permintaan masyarakat agar mengubah umur anak tersebut lantaran hal itu tidak benar serta merupakan pemalsuan data.

"Jelas kami tolak semua karena itu memalsukan data, sangat tidak dibenarkan, tegas Rivan didampingi Kasi Pencatatan Kelahiran, Ahmad Ricky SSos.

Rivan menjelaskan, berbagai alasan disampaikan para orang tua agar bisa merubah akte mulai dari alasan rusak, salah catat atau salah tulis, hilang dan lainnya.

"Kita tidak serta merta percaya begitu saja, kita cek dulu di sistem dan kita tanya. Setelah terdesak kebanyakan orang tua akhirnya mengakui mau menyekolahkan anak dan terganjal masalah umur," jelasnya.

Selain tidak diperbolehkan merubah data kelahiran juga akan merusak data kependudukan.

Sementara itu, Kasi Pencatatan Kelahiran Ahmad Ricky menambahkan, selama memasuki tahun ajaran baru saar ini permintaan pembuatan akte kelahiran mengalami peningkatan cukup banyak.

Guru Mulai Masuk Sekolah, Wakil Rakyat: New Normal Pendidikan Harus dengan Protokol Kesehatan Ketat

Tak Mudah Anak Kembali ke Sekolah, Petisi Tunda Masuk Sekolah Selama Pandemi Diteken 86 Ribu Orang

"Syarat masuk SD itu harus ada akte kelahiran makanya banyak yang mengurus baik yang anaknya sudah umur 6 tahun maupun yang mau minta rubah data tadi banyak yang datang namun tidak dilayani," tambahnya.

Ahmad Ricky mengaku peningkatan warga membuat akte mencapai 75,35 persen untuk umur 0-18 tahun.

"Sementara untuk akte dari jumlah keseluruhan penduduk baru 35,06 persen dari jumlah sekitar 196.205 jiwa," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Minta Ubah Akta Kelahiran, Banyak Orang Tua Calon Siswa Datang ke Disdukcapil Prabumulih,

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved