Hati Kalsum Remuk Redam Anak Kandung Berniat Masukkan Ibu ke Penjara, Dia Keluar dari Rahim Saya

Kalsum yang sudah berusia 60 tahun tak dapat menyembunyikan perasaan pilu saat anak tunggalnya berniat memasukkannya ke dalam penjara.

istimewa
Kalsum (60) menghapus air mata dengan jilbab saat mengungkapkan perasaan pilu karena dilaporkan anak kandung ke polisi gara-gara masalah sepele 

TRIBUNPEKANBARU.COM, LOMBOK TENGAH - Usia senja seharusnya bisa dilalui Kalsum dengan tenang, bercanda dengan anak cucu, menikmati masa tua.

Namun, harapan berbanding terbalik dengan kenyataan.

Kalsum yang sudah berusia 60 tahun tak dapat menyembunyikan perasaan pilu saat anak tunggalnya berniat memasukkannya ke dalam penjara.

Hati Kalsum remuk redam, anak kandung yang berada di rahimnya selama 9 bulan, dilahirkannya dengan bertaruh nyawa, kemudian dibesarkan dengan penuh kasih sayang, setelah besar malah ingin memenjarakannya.

Via Vallen Panik Ada Ledakan dari Mobil yang Terbakar, Pelaku Terekam CCTV Bawa Bungkusan Masuk Gang

Serem, Flu Babi Jenis Baru Muncul di China, Bisa Menular dan Bereplikasi Dalam Sel Manusia

UNGGAH Foto AHY Berbaju Dinas TNI, Netizen Nyinyir Soal Penyesalan: Annisa Pohan Menjawab

Warga asal Desa Ranggegate, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ( NTB) itu dilaporkan anak kandungnya berinisial M (40) ke polisi.

Penyebabnya sepele, hanya karena masalah motor yang ia beli dari bagian warisan suami yang ia dapatkan sebesar Rp 15 juta dari Rp 200 juta.

Sambil menghapus air mata dengan ujung jilbab yang dipakainya, kalsum mengungkapkan perasaan dukanya.

"Perasaan sedih, dia anak kandung saya, keluar dari rahim saya, bukan anak tiri, hati saya merasa sedih," kata Kalsum dalam bahasa Sasak ditemui Kompas.com, Senin (29/6/2020).

Namun, laporan M ditolak mentah-mentah oleh Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono.

Penolakan laporan itu pun sempat viral di media sosial.

Halaman
123
Editor: Nurul Qomariah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved