Rokan Hulu

Remaja Pelaku Penganiayaan Balita di Rohul Kini Dirawat di RSJ, Kasus Sudah Sampai Tahap Penyidikan

Kasus penganiayaan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Rambah akhir Mei lalu, akhirnya masuk ke proses penyidikan

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

"Berdasarkan Permenkes RI tentang Rekam Medis, maka informasi yang ditanyakan itu tidak bisa kami berikan," singkatnya.

RSJ Mestinya Mendukung Proses Hukum Perkara Penganiayaan Anak Secara Terbuka Demi Masyarakat

Komisioner Komisi Informasi Publik Riau Alnofrizal mengatakan, segala kegiatan yang berhubungan dengan uang negara harus dilakukan secara transparan kepada publik.

Dia menerangkan, terkait informasi yang berada di RSJ Tampan Pekanbaru terkait informasi keberadaan pelaku penganiayaan di Rokan Hulu, harus dibuka demi kepentingan publik.

"Informasi berdasarkan kepentingannya dibagi kedalam dua hal. Pertama, informasi umum dan kedua informasi yang dikecualikan," kata Alnof ketika diwawancara pada Senin (29/6).

Dia memaparkan, bahwa keperluan informasi terkait masalah kebenaran rekomendasi uji psikiatri seorang pelaku kriminal berhak diketahui publik sepanjang memberikan kemaslahatan bagi banyak orang.

Dia menerangkan, bahwa kepentingan pemeriksaan perkara oleh petugas hukum memang tergolong informasi yang dikecualikan.

Namun demikian, bukan berarti informasi tersebut tidak dapat dipublikasikan ke ranah publik secara terbuka dengan beberapa cara.

"Bisa saja dengan mengajukan permohonan sengketa informasi melalui pengadilan agar pihak RSJ mau membuka informasi tersebut setelah dilakukan pembuktian terkait kemaslahatannya tadi," sampainya.

Dia mengingatkan, bahwa segala aktifitas yang dilakukan dengan menggunakan anggaran negara wajib dilakukan secara transparan.

Halaman
123
Penulis: Syahrul
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved