Rokan Hulu

Remaja Pelaku Penganiayaan Balita di Rohul Kini Dirawat di RSJ, Kasus Sudah Sampai Tahap Penyidikan

Kasus penganiayaan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Rambah akhir Mei lalu, akhirnya masuk ke proses penyidikan

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

"Walaupun begitu, inti pentingnya adalah, informasi tersebut harus dibuka jika ternyata memberikan pengaruh besar kepada masyarakat luas," tandasnya.

Sementara, Sekretaris DPC LSM Bara Api Rokan Hulu Umri Hasibuan mengatakan, bahwa informasi mengenai kebenaran perkara penganiayaan tersebut mestinya mendapat dukungan institusi negara seperti RSJ Tampan, Pekanbaru.

"Mestinya, RSJ Tampan Pekanbaru mau mendukung keterbukaan proses hukum terhadap MH sebagai pelaku penganiayaan," ungkapnya.

Bukan tanpa alasan, dia menerangkan, kasus kekerasan terhadap anak di Rokan Hulu sangat mengganggu banyak orangtua yang merasa khawatir akan keamanan anaknya saat bermain diluar rumah.

"Setelah munculnya kasus penganiayaan oleh MH terhadap NN, hal ini menjadi perhatian banyak orangtua di Rokan Hulu hingga menyebabkan kekhawatiran," sebut Umri.

"Jika tidak ada keterbukaan terhadap proses hukum tersebut, maka sama saja baik RSJ maupun Kepolisian telah menebarkan rasa takut di masyarakat. Dan hal ini sama-sama tidak kita inginkan," tandasnya. 

(Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan)

 
 

Penulis: Syahrul
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved