Seleb

Jadi Terdakwa Kasus KDRT, Nikita Mirzani Anggap Kasusnya dengan Dipo Rekayasa Hukum Berbalut Cinta

Nikita Mirzani mengungkapkan alasan mengapa memberikan judul isi pledoinya seperti itu.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Nikita Mirzani 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sidang kasus dugaan penganiayaan dan KDRT yang menjerat Nikita Mirzani sebagai terdakwa, memasuki agenda pledoi.

Nikita Mirzani diduga melakukan penganiayaan dan KDRT kepada suaminya, Dipo Latief di tahun 2019.

"Ini pledoi segini banyak judulnya rekayasa hukum berbalut cinta," kata Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020).

Wanita yang akrab disapa Niki itu mengungkapkan alasan mengapa memberikan judul isi pledoinya seperti itu.

"Katanya kan yang di sebelah sana bilangnya sudah menceraikan Niki, tapikan ternyata dia diceraikan pun enggak mau sampe akhirnya kan ke hukum gitu," ucap Nikita Mirzani.

Sembab Mukanya, Zuraida Hanum Disoraki Penonton Sidang,Anak Jamaluddin Nangis Dengar Putusan Hakim

Sempat Dekat Dengan Nikita Mirzani, Vicky Nitinegoro Beri Dukungan ke Baim Wong: Yang Waras Ngalah

Paula Verhoeven Tak Tinggal Diam saat Baim Wong Jadi Diserang Nikita Mirzani: Let Allah do the rest

"Karena sebetulnya kasus ini adalah permasalahan suami istri. Saat kejadian, saksi Dipo dan Niki itu berstatus suami istri," timpal Fahmi Bachmid, tim kuasa hukum Nikita Mirzani di waktu yang sama.

Fahmi mengatakan bahwa dalam pledoi, pihak Niki membahas beberapa permasalahan.

Seperti visum yang dilakukan Dipo Latief yang diklaim ada beberapa kejanggalan, mengenai hasil tandatangan pemeriksaan dokter.

"Setelah dipanggil juga tidak jelas luka-lukanya juga bermacam-macam kan katanya, ternyata juga di dalam persidangan hanya luka lecet dan tidak diketahui siapa yang mukul," jelasnya.

"Dan diakui ini ada persoalan rumah tangga di sini. Jadi ini yg saya katakan tadi ini sengketa batin yang dibawa kepada proses hukum pidana," tambahnya.

Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020).
Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Bagi Fahmi, kasus yang dilaporkan dan dibuat oleh Dipo Latief terhadap Nikita Mirzani tidak layak dan tidak baik untuk disidangkan, karena berbau konflik dan sengketa batin dalam rumah tangga.

"Jadi jangan karena kekecewaan hati terus menjadikan instrumen pidana ini sebagai alat untuk mengendalikan seseorang itu gak benar," ujar Fahmi Bachmid. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Editor: Sesri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved