Naik Pangkat Jadi Pelda Anumerta, Jenazah Prajurit TNI Rama Wahyudi Tiba di Pekanbaru Jumat Ini

Serma Rama Wahyudi, prajurit TNI yang gugur saat menjalani tugas mengemban misi perdamaian di Kongo, Afrika mendapat kenaikan pangkat

Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Istri: Kami Berharap Segera Tiba, Jenazah Serma Rama Wahyudi yang Gugur di Kongo Tiba di Riau 1 Juli. Foto: Serma Rama Wahyudi (semasa hidup) dan istrinya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sersan Mayor (Serma) Rama Wahyudi, prajurit TNI yang gugur saat menjalani tugas mengemban misi perdamaian di Kongo, Afrika mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Demikian disampaikan Komandan Korem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed, saat diwawancarai Tribun, Rabu (1/6/2020).

Dijelaskan Brigjen Ismed, kini Rama Wahyudi menyandang pangkat Pembantu Letnan Dua (Pelda) Anumerta.

"Sekarang almarhum berpangkat Pelda Anumerta Rama Wahyudi," jelasnya.

Terkait proses pemulangan jenazah alamarhum dijelaskan Brigjen Ismed, saat ini tengah berlangsung.

Jenazah almarhum diperkirakan tiba pada Kamis (2/6/2020) malam di Jakarta. Jika tidak ada hambatan, keesokan harinya pada Jumat pagi, jenazah tiba di Pekanbaru.

"Jumat pagi kita terima jenazahnya di bandara, kemudian nanti dibawa ke rumah duka, setelah itu dibawa ke TMP (Taman Makam Pahlawan,red) Pekanbaru," urainya.

Diungkapkan Brigjen Ismed, ikut dalam rombongan yang membawa jenazah, salah satu Perwira Menengah (Pamen) TNI.

"Kalau saya nggak salah, Pamen itu yang bawa. Nanti yang menerima di bandara Perwira Tinggi (Pati)," sebut Jenderal TNI berpangkat bintang satu itu.

Sementara itu terpisah, Komandan Detasemen Peralatan (Denpal) 1/4 Pekanbaru, Letkol Cpl Joto Wirotomo Marpaung, memaparkan, sebagai bentuk penghargaan, nama Rama Wahyudi diabadikan menjadi nama gedung aula.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved