Terkait Kemarahan Jokowi, Fahri Hamzah Sebut Luar Biasa, Fadli Zon Ragu: Serius atau Marah Bohongan?

Kemudian, pernyataan presiden yang meminta menterinya memiliki 'perasaan yang sama' dalam penanganan Covid-19.

KOMPAS.com/Ryana Aryadita
Politisi Gerindra Fadli Zon (kemeja putih) dan Fahri Hamzah (kemeja coklat motif) saat mengunjungi musikus Ahmad Dhani di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (6/2/2019). Ahmad Dhani akan dibawa ke Jawa Timur. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Fahri Hamzah turut buka suara terkait video marah-marah Presiden Jokowi kepada para menterinya.

Fahri Hamzah mengatakan kali ini Jokowi tidak sedang berdrama.

Bahkan presiden seakan mengiba untuk meminta kesadaran menterinya.

Hal itu disampaikan Fahri dalam tayangan yang diunggah di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Rabu (1/7/2020).

Diberitakan Tribunnews.com, dalam kesempatan itu, Fahri menguliti satu-persatu pernyataan Jokowi yang dirasanya tidak biasa.

Pertama, soal Jokowi yang dengan tegas meminta para pembantunya memiliki perasaan krisis menangani pandemi Covid-19.

 

"Pernyataan agak tidak biasa, bayangkan presiden mengatakan, 'kita harus punya sense of crisis', saya ingin sekali presiden ngomong begini, 3 atau 4 bulan yang lalu."

"Ketika orang-orang di luar sudah ribut, kita sendiri masih protektif, seolah-olah kita lebih dari negara-negara lain," ungkap Fahri.

Umumnya Melakukan Ini, Ternyata Kebiasaan Berkendara seperti Itu Salah!

China Tunjukkan Kemampuan Militer di Laut China Selatan, Gelar latihan Militer di Laut Timur Vietnam

Kemudian, pernyataan presiden yang meminta menterinya memiliki 'perasaan yang sama' dalam penanganan Covid-19.

Fahri menilai, dari pernyataan itu, presiden seolah mengiba kepada para pembantunya.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved