Breaking News:

Pelalawan

Dinas PUPR Diminta Tuntaskan Masalah Internal Terkait Mundurnya PPK, Khawatir Imbas ke Pembangunan

Kita kuatir menghambat pelaksanaan pembangunan daerah, karena Dinas PUPR jadi pusat pembangunan infrastruktur

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan yang terletak di komplek perkantoran Bhakti Praja. 

"Untuk apa kita capek-capek melakukan pembahasan dan pengesahan APBD, jika toh proyek pembangunan batal dilaksanakan karena persoalan internal di dinas," tambah legislator asal Pangkalan Kerinci ini

Kepala Bidang PBPP Dinas PUPR Pelalawan, Tomas menyatakan dirinya sudah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai PPK, tapi masih tetap menjabat sebagai Kabid.

Dugaan Karhutla PT Adei Plantation akan Segera Disidang, Kejari Pelalawan Siapkan 12 Orang JPU

Tak hanya kepada Plt Kepala Dinas PUPR Hardian Syahputra saja, surat pengunduran dirinya juga telah sampai ke Bupati Pelalawan.

Ia mundur sebagai PPK atas semua proyek pembangunan di bidang PBPP. Diantaranya pembangunan gedung di Kejari Pelalawan, kelanjutan pembangunan kantor DPRD Pelalawan, dan dua paket proyek pembangunan gedung di Polres Pelalawan.

"Surat sudah saya kasih. Ke pak bupati juga sudah sampai. Sekarang tergantung pimpinan mau menunjuk siapa," tandas Tomas.

Demikian halnya dengan Kabid Bina Marga, Tengku Rudy, yang mundur dari satu kegiatan yakni pembangunan Jembatan Tambak Langgam yang menelan anggaran hingga Rp 26 Miliar. Dengan alasan waktu yang tidak mencukupi dan perencanaan yang digunakan pada tahun 2011 lalu.

"Kalau tiga jembatan lagi sidang mau lelang. Saya tetap PPK-nya. Cuman Jembatan Tambak saya tak sanggup," tandasnya.

Masih Terkait Mundurnya Pejabat Dinas PUPR Pelalawan Riau,Begini Pengakuan Kabid Bina Marga dan PBPP

Plt Kepala Dinas PUPR Pelalawan, Hardian Syahputra tidak merespon upaya konfirmasi yang dilayangkan Tribunpekanbaru.com. Beberapa pesan berisi permintaan konfirmasi yang dikirimkan melalui What's App tak kunjung berbalas meski tanda centang sudah berwarna biru alias dibaca, hingga berita ini diturunkan. (Tribun pekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved