Dumai

Dua Terdakwa Provokator Penolakan PSBB Kota Dumai Divonis Hakim dengan Pidana Denda Rp 1,5 Juta.

Pidana denda itu, masing-masing sebesar Rp 1,5 juta yang jika tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan masing-masing selama 2 bulan.

TRIBUN PEKANBARU / DONY KUSUMA PUTRA
Aksi Penolakan penerapan PSBB di Kota Dumai. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Kurang lebih selama sepekan menjalani persidangan, akhirnya Pengadilan Negeri Dumai Kelas IA akhirnya memvonis dua terdakwa penolakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Dumai, pada Senin (29/5/2020).

Dimana, Kedua terdakwa Fadli Munir alias Si'ad dan Ahmad Subandi alias Andi dijatuhi Vonis oleh majelis hakim Alfonsus Nahak SH, Renaldo Tobing SH dan Abdul Wahab SH dengan hukum dengan pidana Denda.

Pidana denda itu, masing-masing sebesar Rp 1,5 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan masing-masing selama 2 bulan.

Dalam amar putusannya, majelis hakim berkeyakinan, bahwa kedua terdakwa bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan suatu pekerjaan yang diusahakan oleh salah seorang pegawai negeri untuk menjalankan suatu peraturan Undang-Undang.

BREAKING NEWS: Aksi Penolakan Berlangsung di Hari Pertama Penerapan PSBB Dumai, Warga Turun ke Jalan

Untuk barang bukti yaitu 4 buah water barier warna orange, 2 buah plang kegiatan PSBB, 3 buah traffic kun, rangkap surat perintah tugas dikembalikan kepada yang berhak.

Sementara , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Dumai, Agung Nugroho SH menuntut keduanya dengan pasal 216 ayat 1 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana denda sebesar Rp 500 ribu terhadap masing-masing terdakwa.

"Sesuai dengan amar putusan majelis hakim, kedua terhadap terbukti bersalah melawan hukum dengan hukuman pidana denda sebesar Rp1,5 juta terhadap kedua terdakwa. Sebelumnya kita menuntut kita menuntut terdakwa dengan pidana denda Rp 500 ribu," katanya, Kamis (2/7/2020).

Hari Ini Titik Api Riau Bertambah, Selain di Pelalawan, Karhutla Juga Terjadi di Kawasan Dumai

Ia menambahkan, berdasarkan putusan majelis hakim itu, kedua terdakwa menerima hasil putusan tersebut. Hal yang sama juga diambil pihak Kejari Dumai dengan menerima putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Dumai Kelas IA.

"Kedua terdakwa menerima hasil dan kita juga sudah menerima putusan Majelis Hakim," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/Doni Kusuma*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved