Breaking News:

KISAH WARGA Uighur: Dilarang Punya Banyak Anak di China hingga Dipaksa Pasang Alat Kontrasepsi

setelah denda terbayarkan, ia bersama sejumlah istri orang lain yang senasib mengikuti sebuah kelas pendidikan.

www.uighur.nl
Muslim Uighur ditindas pemerintahan China 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Penderitaan warga Uighur di Xinjiang, China sepertinya tak pernah berakhir. 

Pemerintah China dengan segala upaya menekan mereka di segala sisi. 

Bahkan, pemerintah China mulai membatasi populasi etnis Uighur dengan KB paksa hingga aborsi paksa. 

Bahkan warga Uighur bakal dihukum dan didenda jika kedapatan memiliki banyak anak.

Abdushukur Umar, seorang pria warga Uighur menceritakan kisahnya mendapat hukuman otoritas China akibat memiliki banyak anak.

Mantan supir traktor ini dihukum tujuh tahun penjara lantaran memiliki tujuh anak.

Pria yang pernah menjadi penjual buah-buahan ini menganggap ketujuh anaknya sebagai rezeki dari Tuhan. Alasan ini tak bisa diterima di bawah payung hukum China.

Laut China Selatan Semakin Panas: Pesawat Tempur AS Intai Kapal Selam Nuklir Tiongkok

Datang Lebih Pagi Agar Tak Ngantre, BERIKUT Penerimaan Peserta Didik Baru di Kota Pekanbaru

Panduan Sholat Subuh: Lafaz Doa Qunut Sholat Subuh

Abdushukur Umar dipenjara pemerintah China karena banyak anak
Abdushukur Umar, warga Uighur dipenjara pemerintah China karena banyak anak (HECTOR RETAMAL / AFP)

Pihak berwenang mulai mengejarnya sejak 2016 dan berhasil ditangkap.

Tahun 2017, ia dijebloskan ke kamp sebelum akhirnya dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara -satu untuk setiap anak, kata pihak berwenang kepada kerabatnya.

"Sepupu saya menghabiskan seluruh waktunya mengurus keluarga, ia tak pernah bergabung dalam gerakan politik apa pun," kata Zuhra Sultan, sepupu Umar kepada AP di tempat pengasingannya di Turki.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved