TERLALU, Rhoma Irama Terancam Dihukum, Bang Haji Menilai Aneh Karena Saat Manggung Didampingi Aparat

Kisruh Rhoma Irama dengan Bupati Bogor Ade Yasin ini pun kian meruncing usai keduanya terlibat adu argumen.

ISTIMEWA
Penyanyi Rhoma Irama saat manggung di Pamijahan, Kabupaten Bogor, saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Minggu (28/6/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Aksi panggung pedangdut Rhoma Irama di acara sunatan Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terus menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Hal ini bermula dari penampilan Rhoma Irama yang nekat manggung di saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara proporsional.

Rhoma Irama kini terancam diproses secara hukum karena telah melanggar aturan Perbup Nomor 35 tahun 2020 tentang kegiatan yang mengumpulkan massa di suatu wilayah yang terinfeksi Covid-19 atau zona merah kecamatan.

Diperiksa Gugus Tugas, Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

//

Kendati demikian, pelantun lagu begadang ini membantah bahwa dirinya hanya diundang oleh pihak penyelenggara untuk memberikan tausiyah dan disuruh menyanyikan beberapa lagu bersama sejumlah artis lain.

Dalam keterangannya, Rhoma Irama akhirnya merasa aneh karena hanya dia yang menjadi sasaran.

Rhoma merasa jadi sasaran, padahal didampingi aparat

Padahal, menurut dia, saat itu dirinya didampingi oleh sejumlah aparat di lokasi.

Menurutnya, jika acara tersebut dilarang seharusnya sudah dibubarkan sejak sebelum berdirinya panggung.

Dia berharap agar semua masalah ini dapat segera selesai dan pernyataan Bupati Bogor dia harapkan hanya sekedar bercanda.

Halaman
123
Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved