Breaking News:

Pelalawan

Disdik Pastikan Daya Tampung Mencukupi, Pekan Depan PPDB Tingkat SMP dan SD di Pelalawan Dimulai

Daya tampung SMP untuk kelulusan SD kita pastikan mencukupi. Karena sekolah negeri ada 4 ditambah dengan swasta, MTS, serta pesantren.

Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Calon siswa mengikuti seleksi di SMPN 1 Pangkalan Kerinci dalam proses PPDB di Pelalawan, Kamis (28/6/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan Riau memastikan jika saya tampung pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat dan Sekolah Dasar (SD) sederajat tahun 2020 ini mencukupi.

PPDB mulai diselenggarakan Senin pekan depan tanggal 6 sampai 9 Juli mendatang, secara bersamaan dan serentak di Kabupaten Pelalawan selama empat hari.

Jadwal itu sebagai keputusan dari Dinas Pendidikan (Disdik) bersama sekolah-sekolah dan mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan dalam penerimaan murid baru tahun ajaran 2020-2021 ini. Menyediakan jalur dan sistem yang dipakai dalam merekrut siswa baru

"Daya tampung SMP untuk kelulusan SD kita pastikan mencukupi. Karena sekolah negeri ada 4 ditambah dengan swasta, MTS, serta pesantren. Artinya tak ada anak yang tak sekolah karena kurang kursi," tutur Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan SMP Disdik Pelalawan, Yasri Budu, Jumat (3/7/2020).

Pasien Positif dan PDP di Pelalawan Nihil, GTPP Covid-19 Susun Jadwal Swab Massal

Yasri menjelaskan, Disdik telah meminta seluruh sekolah untuk mempersiapkan diri dalam PPDB tahun ini. Mengingat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih belum teratasi sepenuhnya. Tentu harus mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap proses penerimaan siswa baru.

Sstem yang dipakai dalam PPDB kali ini merupakan campuran. Ada sekolah yang tetap menggunakan pendaftaran secara manual, ada juga yang diwajibkan pakai sistem online.

Beberapa sekolah SMP dan SD yang berada di Kecamatan Pangkalan Kerinci diharuskan PPDB via online melalui website yang akan ditentukan panitia penerimaan siswa baru.

Sedangkan 11 kecamatan lainnnya diizinkan memakai sistem konvensional atau manual.

Jalani Rapid dan Swab Test, Polres Pelalawan Pindahkan 26 Tahanan ke Lapas Rumbai

Adapun sekolah yang menggunakan sistem online yakni sekolah yang selama ini menjadi favorit setiap PPDB hingga pendaftarnya membludak. Untuk mengantisipasi itu dilaksanakan perekrutan tanpa tatap muka antara panitia dengan calon siswa.

Apalagi mengingat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang mengancam warga dan calon siswa, tidak dibenarkan berkumpul dalam jumlah yang banyak dan menghindari keramaian.

"Jalur yang diterapkan dalam PPDB yakni berdasarkan zonasi, prestasi, afirmasi, dan pindah tugas dengan porsi masing-masing. Itu sudah jelas diatur dalam Perbup kita," tandasnya.

Karhutla di Pelalawan Padam, Personil Gabungan Lakukan Pendinginan & Patroli di Lahan Bekas Terbakar

Bagi sekolah yang masih menggunakan PPDB sisten manual akan diterapkan protokol kesehatan ketat dengan mewajibkan menggunkan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, hingga mengukur suhu tubuh. Disdik mengantisipasi proses PPDB akan menciptakan masalah baru Covid-19 apabila tidak diterapkan secara ketat. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved