Breaking News:

Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Gubri Syamsuar Minta Penegak Hukum Saksi Tegas Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan di Riau

Gubri meminta kepada aparat penegak hukum untuk agar memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembakar lahan

istimewa
Gubri Syamsuar bertemu Mendagri saat menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) terkait antisipasi kebakaran hutan dan lahan periode puncak kemarau 2020, di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (2/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyatakan komitmennya untuk terus menjaga Riau dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Terlebih saat ini Riau sudah mulai masuk musim kemarau yang membuat potensi kebakaran lahan semakin mudah terjadi.

"Makanya kita minta semua pihak, termasuk masyarakat agar jangan coba-coba membuka lahan dengan cara membakar," kata Gubernur Riau, Syamsuar.

Sebelumnya, Syamsuar menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) terkait antisipasi kebakaran hutan dan lahan periode puncak kemarau 2020, di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Ketua DPRD Siak Riau Minta Semua Perusahaan Harus Memiliki Program Desa Bebas Api

21,12 Ha Lahan Terbakar hingga Juli 2020, BPBD Kampar Riau Terus Lakukan Mitigasi Cegah Karhutla

Kebakaran Lahan di Rupat Masih Proses Pemadaman, Tim Gabungan BPBD Bengkalis Berjibaku di Lokasi

Gubri meminta kepada aparat penegak hukum untuk agar memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembakar lahan.

Baik yang dilakukan oleh masyarakat maupun oleh perusahaan yang ada di Provinsi Riau.

Sanksi tegas harus dijatuhkan kepada pelaku usaha yang jelas-jelas telah membakar hutan dan lahan di Riau

"Sanksi tegas harus ada agar para pelaku menjadi jera," kata Gubri Syamsuar.

Dalam rapat tersebut, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Riau atas upaya dan gerak cepat Pemerintah Provinsi Riau bersama Satgas Karhutla dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

Apresiasi disampaikan Mendagri terutama karena Pemprov Riau sejak awal telah mengambil kebijakan dengan menetapkan status siaga darurat karhutla mulai 11 Februari-31 Oktober 2020.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved