Setia Hingga Akhir, Pasutri Lansia Terpapar Corona, Meninggal Bersama-sama Sambil Berpegangan Tangan

Dilansir CNN, Betty (80) dan Curtis Tarpley (79) meninggal bersamaan 18 Juni lalu dan tangan mereka saling berpegangan detik-detik akhir hidup mereka

ISTIMEWA
Sepasang suami istri yang terpapar Corona meninggal bersama sambil berpegangan tangan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Till death do us part. Pepatah itu tepat disematkan pada sepasang suami isteri yang bersama-sama hingga maut memisahkan lalu menyatukan mereka kembali.

Sepasang suami istri yang terpapar corona meninggal bersama-sama sambil berpegangan tangan.

Sepasang lansia yang telah menikah lebih dari separuh abad dilaporkan meninggal berpegangan tangan pada hari yang sama di Texas akibat virus corona.

 

Dilansir CNN, Betty (80) dan Curtis Tarpley (79) meninggal bersamaan pada 18 Juni lalu dengan tangan mereka saling berpegangan pada detik-detik akhir hidup mereka.

Anak dari kedua pasangan itu, Tim Tarpley, mengabarkan bahwa Betty menunjukkan gejala Covid-19 sebelum dibawa ke Texas Health Harris Methodist Hospital Fort Worth pada 9 Juni lalu.

Sementara itu, Curtis juga menyusul dilarikan ke rumah sakit yang sama dua hari setelahnya.

Tim Tarpley mengatakan, Betty menghubungi dirinya dan saudarinya, lalu mengatakan bahwa sudah berdamai dengan kondisi kritisnya ketika kondisinya terus menurun.

Kim Jong Un Kedapatan Marahi Pejabatnya karena Sifat yang tak Baik, Diduga Masalah Virus Corona

Untung Saja Pemilik Warung Curiga, Kalau Tak, Semua yang Minum Teh akan Terinfeksi Virus Corona

VIDEO: Belum Usai Virus Corona, Kini Virus Flu Babi Mengancam Dunia, Kenali Gejala-gejalanya

"Saya berteriak, 'Tidak! Masih banyak yang ingin kutunjukkan padamu di hidup ini, aku belum siap!" ujar Tim sebagaimana dilansir CNN.

Ketika keluarga itu memberitahu Curtis tentang kondisi Betty, kesehatan Curtis pun mulai terganggu.

Sebelumnya Betty dan Curtis ditempatkan pada ruangan yang terpisah selama perawatan, mereka kemudian disatukan kembali ketika memasuki comfort care, sebuah perawatan medis khusus mereka yang memasuki masa-masa kritis.

Halaman
1234
Editor: CandraDani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved