Breaking News:

Tentara Wanita Ini Tewas Dihantam Palu oleh Rekannya,Jasadnya Dipotong Lalu Dicor Beton Demi Hal ini

Tentara wanita berusia 20 tahun itu diketahui telah dibunuh oleh seorang rekan seprofesinya pada hari yang sama ketika dia menghilang.

[Washington Times]
Foto ilustrasi: Tentara perempuan dari kesatuan Korps Marinir AS 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Betapa mengerikan kematian yang dialami oleh tentara wanita Amerika Serikat ini.

Ya, misteri hilangnya tentara wanita Amerika Serikat (AS), Vaness Guillen, akhirnya terungkap.

Tentara wanita berusia 20 tahun itu diketahui telah dibunuh oleh seorang rekan seprofesinya pada hari yang sama ketika dia menghilang.

Korban yang berprofesi sebagai tentara di pangkalan militer Fort Hood, Texas, Amerika Serikat, tersebut terakhir terlihat pada Rabu (22/4/2020) di tempat kerjanya.

Dilansir bbc.com, Jumat (3/7/2020) setelah melakukan pencarian dan pemeriksaan, penyelidik kemudian mencurigai Aaron David Robinson (20).

Namun pria yang juga berprofesi sebagai tentara tersebut kemudian membunuh dirinya sendiri setelah sempat melarikan diri.

"Sementara lembaga penegak hukum berusaha melakukan kontak dengan tersangka di Killeen, Texas, Spesialis Robinson memperlihatkan senjata dan mengambil nyawanya sendiri," ujar Anggota Divisi Investigasi Kriminal Angkatan Darat AS, Damon Phelps.

Belum jelas apakah motif di balik pembunuhan sadis yang dilakukan pelaku tersebut.

Sementara itu, melansir Business Insider, Jumat (3/7/2020) dari penyelidikan oleh Komando Investigasi Kriminal Angkatan Darat, pengacara keluarga korban, Natalie Khawam, mengatakan Guillen diserang oleh Robinson di ruang gudang senjata di Fort Hood, Texas.

Khawam menyebutkan Robinson menggunakan palu untuk menyerang Guillen, menyebabkan darahnya terciprat ke seluruh ruang gudang senjata.

Halaman
12
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved