Breaking News:

JEJAK KASUS Murziyanti, Perempuan Aceh Pertama yang Divonis Mati dalam Kasus Narkotika

kini tengah menjalani hukuman 18 tahun penjara di Lapas Kelas II A, Pekan Baru, terbukti mengendalikan bisnis narkotika.

ist
hukuman mati 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pasangan suami istri di Aceh divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Idi, Aceh Timur, mereka adalah Faisal M Nur bos sabu asal Aceh dan istrinya Murziyanti (41).

Faisal memanfaatkan sang istri yang masih bebas untuk melakukan transaksi narkoba.

Sementara dirinya kini tengah menjalani hukuman 18 tahun penjara di Lapas Kelas II A, Pekan Baru, terbukti mengendalikan bisnis narkotika.

Murziyanti  berperan sebagai penghubung antara Faisal dengan jejaring mafia sabu.

Selain itu, Murziyanti juga ikut mengatur skenario pengiriman.

Perannya dianggap sangat dominan, sehingga majelis hakim memutuskan menjatuhkan vonis hukuman mati.

Vonis terhadap Murziyanti dibacakan dalam sidang putusan, Rabu, 17 Juni 2020 lalu.

Cita Citata Mewek Usai Putus Dengan Pria Belanda, Teringat yang Ia Buat Dengan Cowok Bulenya

VIDEO: Ramalan Zodiak Besok Minggu 5 Juli 2020, Scorpio Dilema, Gemini Butuh Perhatian

MANFAAT Tak Terduga dari Kulit Pisang & Kulit Jeruk, Jangan Langsung Buang Ya. . .

 

Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Apriyanti SH MH dan dua hakim anggota yakni, Khalid Amd SH MH, dan Asra Saputra SH.

Dalam salinan putusan PN Idi yang diakses Serambinews.com di Direktori Putusan Mahkamah Agung RI, Sabtu (4/7/2020), disebutkan keterlibatan Murziyanti dimulai sekitar pertengahan Juli 2019.

Sore itu waktu Malaysia, Murziyanti mendapat tawaran pekerjaan dari Ijan (DPO, warga negara Malaysia) untuk menyelundupkan 20 kg sabu dari Malaysia ke Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved