Breaking News:

Update Covid 19

Pelalawan Gratiskan Rapid Test Bagi Ratusan Mahasiswa yang Ingin Kembali Kuliah ke Luar Riau

angkah penanggulangan dan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus diupayaka Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui tim Gugus Tugas

TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
Ilustrasi swab tes di Pelalawan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Langkah penanggulangan dan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus diupayaka Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTTP) Covid-19 hingga Bulan Juli ini.

Pasien terkonfirmasi positif hingga Minggu (5/7/2020) masih nihil sejak pasien terakhir dari Desa Balam Merah Kecamatan Bunut dinyatakan sembuh pekan lalu.

Demikian juga dengan Pasien Dibawah Pengawasan (PDP) masih nol dan tidak ada penambahan kasus sejak dua pekan lalu.

"Yang kemarin positif itu masuk data Pekanbaru bukan Pelalawan. Memang informasinya ingin mencari kerja kesini tapi belum sempat masuk wilaya kita," ungkap juru bicara GTPP Covid-19 Pelalawan, H Asrik M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (5/7/2020).

Asril menjelaskan, ada beberapa kasus sama yang terjadi belakangan ini.

Para pekerja yang ingin masuk ke Pelalawan, terlebih dahulu menjalani pemeriksaan swab di Pekabaru.

Ternyata hasilnya menunjukan positif corona dan menjalani isolasi serta pangobatan di Pekanbaru. Hal ini sesuai dengan permintaan Pemda kepada seluruh perusahaan yang beroperasional di Pelalawan untuk melakukan swab test dulu sebelum diterima bekerja di Pelalawan.

Selain itu, GTPP Covid-19 Pelalawan mengimbau para mahasiswa asal Pelalawan yang selama ini libur dan ingin kembai ke tempat kuliahnya, terlebih dahulu menjalani Rapid Test.

Diperkirakan sebanyak 500 ribu mahasiswa yang akan berangkat kembali kuliah ke luar Provinsi Riau, baik di Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa. Rapid test bisa dilakukan di Puskesmas terdekat dan tidak dikenakan biaya.

"Bagi mahasiswa kita yang ingin kembali kuliah, silahkan rapid test di Puskesmas. Gratis alias tanpa biaya," tutur Asril.

Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan ini menyebutkan, para mahasiswa itu harus mengantongi Surat Keterangan (Suket) sehat untuk bisa melakukan perjalanan darat maupun udara ke luar Riau.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved