Breaking News:

'Anak Saya Stres Sampai Mencret', Nilai Tinggi tapi Tak Lulus Jalur Zonasi PPDB Online SMA

Pendaftaran Peserta Didik Baru atau PPDB Online tingkat SMA/SMK di Sumbar 2020 kembali diwarnai keluhan dari sejumlah orangtua.

Editor: Muhammad Ridho
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Orang tua menyampaikan kekecewaan terkait PPDB jalur zonasi tersebut ke posko PPDB Disdik Sumbar, Senin (6/7/2020). 

Yesni Latif mengatakan, di Kecamatan Padang Selatan SMA cuma 1 yakni SMAN 6, jarak dari rumah dia ke sekolah 3,8 Km.

Sementara, kalau SMA 10 berjarak 3,9 Km.

Karena tidak lulus jalur zonasi, Yesni Latif berharap pendaftaran SMA jalur afirmasi dibuka kembali.

Kemudian, ia mengatakan, minimal anaknya bisa mendaftar melalui nilai.

"Kalau masalah umur, anak saya lahir awal 2005. Masih cukup umur, nilai 85. Jalur apa yang bisa lagi? Tahap kedua, jalur zonasi itu tipis kemungkinan," tegas Yesni Latif.

Jika dipaksakan juga lewat jalur zonasi di tahap kedua, Yesni Latif mempertanyakan kesediaan Dinas Pendidikan Sumbar membangun sekolah negeri di Kelurahan Pasa Gadang.

Ia menyebut, di Kelurahan Pasa Gadang, tidak ada yang lulus lewat jalur zonasi, walaupun nilainyo 93.

Jikapun jalur prestasi, kata Yesni Latif, itu kuotanya hanya sedikit.

Sementara, nilai 85 tidak mungkin jalur prestasi, karena masih ada nilai siswa yang mungkin lebih tinggi dari anaknya.

"Kami menunggu respon dari pihak dinas. Kemana mau dilempar anak yang di luar zonasi, sementara nilainya cukup tinggi."

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved