Breaking News:

Liga 2 2020

BOLA LOKAL: Gaji Pemain Tiga Naga Bulan Juli-Agustus Masih Merujuk Pada SK PSSI Lama, 25 Persen

Belum adanya kejelasan SK PSSI bernomor: SKEP/53/VI/2020, tentang gaji dan kontrak pemain, membuat manajemen Klub Liga 2 Tiga Naga Riau,

Tribunpekanbaru.com
Skuad KS Tiga Naga Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -  Belum adanya kejelasan SK PSSI bernomor: SKEP/53/VI/2020, tentang gaji dan kontrak pemain, membuat manajemen Klub Liga 2 Tiga Naga Riau, tidak bisa mengambil sikap.

Karenanya, Three Dragon-julukan Tiga Naga, mempersepsikan bahwa gaji timnya sepanjang Juli sampai Agustus mendatang, bisa merujuk pada SK PSSI yang lama bernomor SKEP/48/III/2020, yang turun pada 27 Maret lalu.

Bahwa gaji pemain dibayarkan 25 persen, dari nominal sesuai kontrak sejak Maret.

"Untuk gaji, sementara ini kita merunjuk ke SK sebelumnya aja, 25 persen," tegas Manajer Tiga Naga Riau Hidayat, Senin (6/7/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Khusus gaji Bulan Juni lalu, manajemen juga membayarkan gaji pemain 25 persen, sesuai SK lama, bahwa pembayaran gaji sejak Maret 2020, akibat Pandemi Covid-19.

Lebih lanjut disampaikan Hidayat, keputusan ini dilakukan manajemen Tiga Naga, setelah menelaah SK PSSI yang terbit pada Sabtu 27 Juni 2020, yang diteken Ketua Umum PSSI Mohammad Iriawan.

Tiga Naga menilai, SK SKEP/53/VI/2020 tersebut, tidak rinci. Sehingga klub tidak bisa menterjemahkan gaji pemain jelang kick off Oktober 2020 nanti.

Terutama gaji untuk dua bulan ke depan (Juli-Agustus).

"Kita tahu SK lama PSSI hanya berlaku empat bulan (Maret, April, Mei dan Juni). Kita harapkan, agar PSSI menerbitkan aturan yang jelas dan tegas," pintanya.

Seperti diketahui, dalam surat PSSI baru, hanya menerangkan l, bahwa renegosiasi kontrak hingga 60 persen untuk klub Liga 2, ditetapkan pada satu bulan sebelum kick-off kompetisi, yaitu pada Oktober.

Ke depan, Tiga Naga masih akan menunggu bagaimana kejelasan terhadap kewajiban klub untuk Juli sampai Agustus.

Apakah tetap membayarkan hak anggota tim sebesar 25 persen seperti sebelumnya atau ada kepastian aturan baru.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved