KPK Terima Ratusan Pengaduan Masyarakat Terkait Penyaluran BLT Covid-19, Paling Banyak Soal ini

Keluhan penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) penanggulangan Covid-19 ternyata tidak hanya terjadi di Pekanbaru saja.

DOKUMENTASI TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Keluhan penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) penanggulangan Covid-19 ternyata tidak hanya terjadi di Pekanbaru saja.

Keluhan atas penyaluran BLT tersebut juga dirasakan di sejumlah tempat.

Ini terbukti dari banyaknya keluhan tersebut yang dilaporkan masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK )

Berbagai keluhan itu diterima KPK melalui aplikasi Jaringan Pencegahan Korupsi (JAGA) Bansos.

Berdasarkan rilis resmi KPK yang Tribunpekanbaru.com terima, Senin (6/7/2020), hingga 3 Juli 2020 JAGA Bansos menerima total 621 keluhan terkait penyaluran bansos.

"Keluhan yang paling banyak disampaikan adalah pelapor tidak menerima bantuan padahal sudah mendaftar, yaitu 268 laporan," ujar Juru Bicara KPK, Ipi Maryati kepada Tribunpekanbaru dalam keterangan tertulisnya.

6 (enam) topik keluhan lainnya yang juga disampaikan pelapor, adalah bantuan tidak dibagikan oleh aparat kepada penerima bantuan sebanyak 66 laporan.

Selanjutnya, bantuan dana yang diterima jumlahnya kurang dari yang seharusnya sebanyak 47 laporan, nama di daftar bantuan tidak ada (penerima fiktif) berjumlah 31 laporan, mendapatkan bantuan lebih dari satu berjumlah 7 laporan, bantuan yang diterima kualitasnya buruk 6 laporan, seharusnya tidak menerima bantuan tetapi menerima bantuan 5 laporan, dan beragam topik lainnya total 191 laporan.

"Laporan tersebut ditujukan kepada 205 pemda terdiri dari 14 pemerintah provinsi dan 191 pemerintah kabupaten/kota," paparnya.

Sedangkan instansi yang paling banyak menerima keluhan adalah Pemkot Surabaya sebanyak 24 laporan, Pemprov Jawa Barat berjumlah 17 laporan, diikuti oleh Pemkab Tangerang, Pemkab Bogor dan Pemkab Subang masing-masing 16 laporan.

Halaman
123
Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved