Breaking News:

PENGHORMATAN TERAKHIR bagi Dokter Putri Wulan yang Meninggal karena Covid-19

Almarhumah sudah dirawat di rumah sakit sejak tanggal 17 Juni 2020. ia kemudian dinyatakan meninggal dunia, Minggu 5 Juli 2020

istimewa via Surya.co.id
Dokter PPDS Unair, dr Putri Wulan Sukmawati meninggal dunia akibat terpapar covid-19, Minggu (5/7/2020). 

Menurut dr Soetojo, sosok dr Miftah yang tidak gentar dalam melakukan tugasnya mengobati pasien Covid-19 merupakan representasi perjuangan dokter yang ikhlas dan berdedikasi dalam penanggulangan Covid-19.

Almarhum dr Miftah Fawzy Sarengat pejuang kesehatan, gugur karena menangani pasien Covid-19.
Almarhum dr Miftah Fawzy Sarengat pejuang kesehatan, gugur karena menangani pasien Covid-19. (http://news.unair.ac.id/)

Sementara itu, Humas RSUD Dr Soetomo dokter Pesta Parulian mengatakan, dokter Miftah bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Dokter Miftah mengalami demam, batuk, dan muntah pada pekan lalu.

Ia pun dilarikan ke Rumah Sakit Husada Utama tempat istrinya bekerja. 

Dokter Miftah kemudian dirujuk ke RSUD dr Soetomo sekitar lima hari lalu.

Menurut Pesta, Miftah dirujuk ke RSU dr Soetomo karena kondisi tertentu.

"Kami sudah berusaha maksimal, namun Tuhan berkehendak lain," ujarnya. 

Miftah dimakamkan sesuai prosedur pemulasaraan jenazah Covid-19 karena dinyatakan positif berdasarkan tes swab.

"Semua parameter yang kami uji juga mengarah ke Covid-19, termasuk hasil CT Scan ada bercak putih di paru-paru," katanya.

Jalani terapi plasma

Miftah Fawzy Dokter di Surabaya yang Meninggal karena COVID-19
Miftah Fawzy Dokter di Surabaya yang Meninggal karena COVID-19 (Kolase Youtube Tribunnews dan news.unair.ac.i)

Dirut RSUD dr Soetomo dr  Joni Wahyuhadi SpBS mengatakan bahwa dr Miftah mengalami gejala sakit sejak tanggal 27 Mei 2020.

Saat itu ia masih praktek malayani pasien.

“Saat itu kita sudah tidak tugaskan dia di ruang isolasi karena dia kan ada obesitas, tapi dia tetap jaga dan praktek,” kata Joni.

Kemudian gejala yang dialami dr Miftah ternyata kian parah.

Pihak rumah sakit sudah melakukan swab dan hasilnya negarif. Namun keluhannya memberat dan kian terjadi komplikasi.

Dan swab berikutnya menyatakan dr Miftah terinfeksi covid-19.

“Dia sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta karena istrinya bekerja di sana. Lalu saat di reffer ke kami di RSUD dr Soetomo kondisinya sudah membutuhkan ventilator,” kata Joni.

Bahkan dr Miftah juga sempat diberikan terapi plasma convalescent. Akan tetapi karena kondisinya sudah sangat berat dan ada premorbid, sehingga beliau tidak tertolong. Dr Miftah dinyatakan meninggal dunia pagi ini pukul 10.00 WIB.

“Beliau dimakamkan di Magetan,” pungkas Joni.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul FAKTA Dokter Putri Wulan Meninggal karena Covid-19, Cuma Selang 5 Hari dari Pamannya dr Arief Basuk

Editor: Budi Rahmat
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved