Breaking News:

Berita Riau

PKS dan PDI Perjuangan Satu Gerbong di Pilkada Rohul, Begini Kata Pengamat Politik

Ketua DPW PKS Riau Hendry Munief saat dikonfirmasi terkait dukungan ke Sukiman-Indra Gunawan, menurutnya sudah melalui proses matang di partai

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo
Ketua DPW PKS Riau, Hendry Munief saat memberikan keterangannya ke sejumlah awak media beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan bersama PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra dan Hanura mengusung pasangan Sukiman - Indra Gunawan. Ada yang menarik dari koalisi bakal calon petahana ini karena koalisi antara PKS dan PDI Perjuangan.

Ketua DPW PKS Riau Hendry Munief saat dikonfirmasi terkait dukungan PKS ke pasangan Sukiman - Indra Gunawan itu, menurutnya sudah melalui proses matang di partai.

"Semua melalui proses mekanisme syuro berjenjang mulai dari DPD PKS Rohul, DPW PKS Riau hingga akhirnya diputuskan di DPP PKS,"ujar Hendry Munief kepada Tribunpekanbaru.com.

Disdik Pelalawan Persilakan Guru Jalani Swab Sebelum Masuk Sekolah, Jadwal Aktif Belajar Belum Pasti

Sekda Kuansing Bisa Bernafas Lega, Kontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19, Hasil Swab Negatif

Alhamdulillah, Harga Karet di Kuansing Riau Sentuh Angka Rp 7.000-an per Kilogram

Hanya saja Hendry Munief dari bahasanya saat dikonfirmasi satu gerbong dengan PDI Perjuangan, belum tahu bila di gerbong itu juga banyak partai lain termasuk PDI Perjuangan.

"Nanti saya cek dulu, setahu saya Koalisi Gerindra dan PKS,"ujar Hendry Munief.

Pengamat Politik Universitas Riau Tito Handoko menanggapi kondisi ini, melihat konstelasi politik di tingkat lokal berbeda dengan nasional, cukup sulit mencari titik tolak kepentingan nasional partai-partai di tingkat pusat dengan titik temu kepentingan partai di tingkat lokal.

"Partai-partai cenderung akomodatif soal konstelasi politik di tingkat lokal,"ujar Tito Handoko.

Bahkan ia melihat, terbangunnya koalisi partai-partai pendukung Sukiman- Indra Gunawan juga merupakan proses politik yang biasa saja, tidak ada istimewanya, sebab titik temu kepentingan partainya ada pada paslon Sukiman - Indra.

"Persoalan nanti apakah seluruh resources partai di tingkat lokal akan turut bekerja memenangkan Sukiman?, saya kira perlu ada sentuhan atau pendekatan yang lebih sistematis dilakukan oleh Sukiman dan Indra,"ujar Tito.

Politik akomodotif yang ditunjukkan oleh partai politik di tingkat lokal membuktikan bahwa idealisme partai juga tidak tertanam dengan kuat, selain itu persepsi transaksional soal dukungan partai juga makin menyeruak.

"Ya begitu, soal dukungan PKS ke pasangan Sukiman saya kira mesti PKS mampu menjelaskan arah dukungan itu, apakah sudah fix atau sekedar wacana. Jika sudah fix maka sekali lagi, hipotesis soal tidak ada partai yang benar-benar idealis terjawab,"jelas Tito.

"Menurut saya, PKS mestinya jauh-jauh hari juga sudah dapat melihat gerbong partai yang mengusung Sukiman- Indra, jadi tidak mesti terkejut ada partai lain,"ujar Tito.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved