Breaking News:

Fantastis, Penampakan Uang Ratusan Miliar Penyelamatan Negara dari Dua Kasus yang Ditangani Kejagung

Kejaksaan Agung ( Kejagung ) berhasil menyelamatkan uang negara dalam dua kasus berbeda.

KONTAN / Fransiskus Simbolon
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Ali Mukartono (kemeja putih) menunjukkan tumpukan uang saat konferensi pers penyelamatan keuangan negara oleh Kejagung, Selaa (7/7/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kejaksaan Agung ( Kejagung ) berhasil menyelamatkan uang negara dalam dua kasus berbeda.

Nomilan uang negara yang diselamatkan fantastis, ratusan miliar rupiah.

Barang bukti uang tunai tersebut ditampilkan dalam konferensi pers penyelamatan keuangan negara di gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Pada konferensi pers tersebut juga disertai barang bukti berupa tumpukan uang ratusan miliar rupiah dari dua kasus yang ditangani oleh Kejagung.

Pertama, Kejagung merampas aset mantan Direktur Utama PT Trans-Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) Honggo Wendratno senilai Rp 97 miliar.

Honggo merupakan DPO perkara dugaan korupsi dan pencucian uang dalam penjualan kondensat, serta disidangkan secara in absentia.

Tumpukan uang hasil penyelamatan kekayaan negara yang dilakukan Kejagung RI dari dua kasus berbeda, Selasa (7/7/2020)
Tumpukan uang hasil penyelamatan kekayaan negara yang dilakukan Kejagung RI dari dua kasus berbeda, Selasa (7/7/2020) (KONTAN / Fransiskus Simbolon)

BERITA FOTO: Polsek Kota Pekanbaru Ringkus Tersangka Pencuri Motor

Gak Bikin Kantong Jebol, Ini Dia Sepeda Lipat Element Ecosmo, Tampilan Cakep, Tangguh dan Handal

Heboh, 25 Penumpang Lion Air Rute Pekanbaru - Jakarta Berangkat Bersama Pasien Positif Covid-19

Kejagung juga menunjukkan uang pengembalian sebesar Rp 73,93 miliar yang telah diserahkan oleh Direktur Utama Sinarmas Asset Management Alex Setyawan terkait kasus Jiwasraya.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono menjelaskan, awalnya Sinarmas kembalikan uang senilai Rp 3 miliar.

Tahap kedua, mereka mengembalikan uang Rp 73,93 miliar.

"Sinarmas mengembalikan kerugian negara (kasus Jiwasraya) ini sesuai yang diperhitungkan badan pemeriksa keuangan (BPK). Ini sebagai bagian penyelesaian perkara dalam penyidikan Jiwasraya," kata Ali.

Adapun nilai pengembalian tersebut sudah sesuai dengan perhitungan negara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahwa reksadana Jiwasraya yang dikelola Sinarmas merugikan negara Rp 77 miliar sebagaimana tertuang dalam dokumen dakwaan tersangka Jiwasraya.

( Tribunpekanbaru.com )

Artikel ini sebelumnya tayang di Kontan

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved