Breaking News:

Ikuti Jejak Rekan Mereka di UIN Suska, Mahasiswa UIR Tolak Bayar Uang Kuliah Selama Pandemi Covid-19

Menurut Wapres Mahasiswa UIR, Randa Achmad gerakan tolak bayar uang kuliah dipicu pengumuman kampus soal jadwal pembayaran SPP beberapa hari lalu.

Istimewa
Sejumlah Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau mulai Jumat (3/7/2020) melakukan aksi menuntut keringan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama pandemi Covid-19. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Selain Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) yang menolak pembayaran uang kuliah saat covid, mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga menuntut hal yang sama, mereka membentangkan spanduk penolakan pembayaran SPP selama pandemi.

Aksi ini diinisiasi BEM UIR dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan "TOLAK BAYAR SPP SELAMA PANDEMI COVID 19" di bentang di Bundaran antara Pertigaan simpang depan Fakultas Pertanian. dan satu lagi dibentang di bundaran UIR yang berisikan "HIMBAUAN MAHASISWA UIR JANGAN BAYAR SPP"..

Poto Spanduk penolakan Uang SPP UIR
Poto Spanduk penolakan Uang SPP UIR (istimewa)

Gerakan ini menurut Wakil Presiden Mahasiswa UIR, Randa Achmad didasari karena munculnya pengumuman dari pihak kampus terkait jadwal pembayaran SPP beberapa hari lalu. Belum adanya kebijakan kampus yang dikeluarkan untuk keringanan pembayaran kewajiban mahasiswa, tetapi sudah keluar pengumuman tersebut.

Keringanan Uang Kuliah Bagi Mahasiswa UIN Suska yang Orangtuanya Terdampak Covid-19, Ini Kriterianya

Menurut Randa sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, dimasa pandemi ini banyak dampak yang luar biasa terutama di bidang Ekonomi, Ekonomi Indonesia diproyeksi tumbuh negatif oleh beberapa lembaga internasional, mulai dari International Monetary Fund (IMF), World Bank (Bank Dunia), dan yang baru-baru ini OECD atau Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan.

Bahkan baru-baru ini, OECD merilis angka proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Berdasarkan laporannya, ekonomi nasional berada di antara -2,8% hingga -3,9%. Angka proyeksi itu tergantung dari skenario penyebaran COVID-19.

"Hal ini menunjukan bahwa banyaknya kalangan masyarakat yang terdampak ekonominya karena pandemi ini. Tentunya banyak dari orang tua mahasiswa atau yang sedang membiayai kuliah terkena juga dampak dari pandemi ini,"ujar Randa.

Untuk itu sangat besar harapan dari mahasiswa terkhusus mahasiswa Universitas Islam Riau dari angkatan 2014 -2019 sangat mengharapkan kebijakan kampus yang memperhatikan kondisi ekonomi orang tua mahasiswa atau yang menanggung biaya mahasiswa UIR yang terdampak pandemi ini.

Disisi lain, memang tersebar isu bahwasanya Kemendikbud akan mengeluarkan kebijakan untuk PTN/PTS potongan UKT/SPP sebesar 2.4 juta yang mana surat keputusannya akan di terbitkan ke setiap pimpinan kampus pada tanggal 6 juli.

Aksi Tuntut Keringanan UKT Saat Pandemi Covid-19, Mahasiswa UIN Suska Sampai Menginap di Rektorat

Kebijakan ini di tujukan untuk semester 3, 5 dan 7, masih ada smester 9, 10 dan 11 yang tidak mendapatkan kebijakan diatas yang perlu diperhatikan juga. Meskipun kebijakan diatas baru isu dan belum bisa di pastikan adanya Surat Edaran dari kementrian tersebut.

"Kita tetap akan kawal kebijakan dari pemerintah dan kita juga akan perjuangkan kebijakan dari kampus yang sesuai dengan keinginan rekan-rekan mahasiswa,"ujar Randa.

Pihaknya menghimbau kepada mahasiswa UIR untuk menunda pembayaran SPP sampai adanya kebijakan yang jelas dari pemerintah maupun dari kampus.(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved