Breaking News:

Kampar

Mahasiswa di Kampar Ditemukan Bunuh Diri di Kamar Kos, Diduga Dipicu Persoalan Asmara

Setelah pintu tempat kos terbuka, ditemukan korban dalam keadaan tergantung di pintu tengah akses ke dapur dengan mengunakan kain spray

ISTIMEWA
Lokasi tempat kos, Jalan Fajar Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Kampar, tempat peristiwa mahasiswa gantung diri, Senin (6/7) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Warga sekitar Jalan Fajar Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Senin (6/7) malam dikagetkan dengan adanya penemuan seorang pemuda yang berstatus sebagai mahasiswa gantung diri di kamar kosnya.

Pria tewas gantug diri tersebut adalah Joshua Sinaga (22 Th), berstatus sebagai mahasiswa salahsatu Universitas di Pekanbaru, beralamat di Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Sekijang Kabupaten Pelalawan.

Berdasarkan informasi dari pihak Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi korban pertama kali ditemukan oleh temannya Wena dan Clara yang sengaja datang ke tempat kos korban, Senin (6/7) malam.

"Kedua temannya diminta oleh salah satu rekan korban bernama Taufik Setiawan untuk melihat korban ke rumah kosnya di Desa Tarai Bangun," jelasnya.

Permintaan tolong Taufik Hidayat ini didasari karena beberapa saat sebelumnya korban mengutarakan niatnya untuk mengakhiri hidup.

Tenggelam di Sungai Kampar, Jasad Remaja Ditemukan Warga Mengambang 1 Km dari Lokasi Kejadian

Ikuti Jejak Rekan Mereka di UIN Suska, Mahasiswa UIR Tolak Bayar Uang Kuliah Selama Pandemi Covid-19

Menurut saksi Wena bahwa saat sampai di tempat kos korban, pintu masuk tempat kos berupa roling door dalam keadaan terkunci dari dalam dan setelah dipanggil berulang kali tak ada jawaban.

Karena kuatir Wena dengan temannya mencari gergaji besi untuk memotong gembok pada roling door tersebut.

Setelah pintu terbuka dan melihat kedalam tempat kos, ditemukan korban dalam keadaan tergantung di pintu tengah akses ke dapur dengan mengunakan kain spray.

"Selanjutnya saksi Wena reflek mengangkat badan korban dan dibantu temannya Clara. Lalu tali spray dibuka temannya yang lain bernama Devi yang turut serta bersama Wena," ujarnya.

Sebelumnya mereka sempat memanggil warga namun belum ada yang datang sehingga dibuka sendiri oleh mereka.

Sungai Subayang di Kampar Riau Meluap, Tim BPBD Masih Lakukan Pendataan Desa Terdampak

Mayat Laki-Laki di Kampar Tanpa Busana & Terikat, Polisi Duga Korban Pembunuhan & Masih Remaja

Beberapa saat kemudian wargapun berdatangan, lalu mereka membawa korban ke klinik Dokter Ria yang tidak jauh dari lokasi kejadian dan oleh Tim Medis korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Iptu Jurfredu menjelaskan lebih lanjut bahwa anggotanya telah melakukan olah TKP, mendata dan meminta keterangan dari para saksi serta mengumpulkan bukti-bukti di TKP.

Ia menuturkan saat ditemukan lidah korban dengan kondisi terjulur serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Untuk motiv berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan saksi-saksi serta barang bukti, diduga korban nekat bunuh diri karena kecewa terkait permasalahan asmara yang dialaminya.(Tribunpekanbaru.com/Ikhawanul Ruby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved