Menteri Tjahjo Kumolo Bakal Pecat 1,6 Juta PNS, Presiden Jokowi Ingin Desember 2020 Tuntas

targetnya pada Desember 2020, reformasi birokrasi ASN ini harus selesai sesuai keinginan Presiden Joko Widodo.

Net/google
ilustrasi PNS 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Tjahjo Kumolo menyatakan bakal memberhentikan 20 persen atau sekitar 1,6 juta Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Jutaan PNS itu diberhentikan karena kinerjanya tidak produktif. 

Pemecatan itu bagian dari reformasi birokrasi ASN di era Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Dikutip dari Kompas.com, targetnya pada Desember 2020, reformasi birokrasi ASN ini harus selesai sesuai keinginan Presiden Joko Widodo.

Tjahjo menyebutkan, ada 20 persen PNS bagian administrasi dari total 4,2 juta lebih pegawai bakal diberhentikan.

Sebanyak 20 persen pegawai tersebut dinilai tidak produktif dalam bekerja. Namun, tetap saja, bagi dirinya, memberhentikan PNS tidaklah mudah.

MORATORIUM CPNS, Riau Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

Cek Ramalan Zodiak Besok Rabu 8 Juli 2020, Akan Ada Peningkatan Dalam Tabungan CAPRICORN

CERITA Janda Diperkosa 7 Pemuda di Hutan: Alami Depresi Lalu Tegak Cairan Pembersih Lantai

"Kita enggak bisa, Pak, memberhentikan 1,6 juta tenaga yang dianggap tanda petik ini tenaga administrasi yang mungkin 20 persen tidak produktif itu enggak bisa," katanya dalam penyampaian rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Senin (6/7/2020).

Meski sulit, dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 3 Tahun 2020 yang telah disahkan pada 8 April lalu telah diatur tentang pemberhentian pegawai bagi yang tidak produktif.

Hal ini telah diatur pada Pasal 32 dalam Peraturan BKN.

"PNS yang tidak memenuhi target kinerja diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS," demikian isi aturan tersebut.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved