Breaking News:

Saya Tak Pernah Bermimpi Mendayung Perahu Lintasi Kota, Banjir di Jepang Tewaskan 49 Orang

Akibat banjir yang melanda yang melanda Prefektur Kumamoto, tercatat 49 korban tewas dan 1 orang dikhawatirkan meninggal sampai Selasa kemarin

istimewa
Sebuah mobil terbalik di jalanan berlumpur, usai diterjang banjir di Hitoyoshi, Prefektur Kumamoto, Jepang, pada Minggu (5/7/2020). (KYODO NEWS via AP) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUMAMOTO - Negara Jepang sedang tertimpa bencana.

Banjir besar dan tanah longsor yang melanda Prefektur Kumamoto.

Bencana alam itu menewaskan 49 orang dan membuat 40.000 personel tim pencarian dan penyelamatan dikerahkan untuk mengevakuasi penduduk.

Pada Selasa (7/7/2020) layanan darurat di Jepang barat "berpacu dengan waktu" untuk menyelamatkan penduduk yang terjebak akibat bencana alam ini.

Tercatat 49 korban tewas dan 1 orang dikhawatirkan meninggal sampai Selasa kemarin.

Bupati Inhil Beri Apresiasi atas Tingginya Angka Kesembuhan Covid-19, Ingatkan Tim Medis Tak Lengah

Seluruh Pasien Covid-19 di 3 Rumah Sakit di Riau Ini Sembuh dan Sudah Pulang ke Rumah Masing-masing

Waspada Karhutla, Mulai Masuk Musim Kemarau, Polres Kepulauan Meranti Riau Gelar Rakor Bersama

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan tingkat peringatan darurat tertinggi untuk hujan lebat dan tanah longsor, di sebagian besar bagian barat daya Pulau Kyushu.

Hujan lebat diperkirakan akan terus berlangsung sampai Kamis (9/7/2020).

Korban tewas juga diprediksi kian bertambah, sejak penghitungan yang dimulai pada Sabtu (4/7/2020).

"Kami berpacu dengan waktu," kata Yutaro Hamasaki seorang pejabat Kumamoto, dikutip dari AFP Selasa (7/7/2020).

"Kami belum menetapkan tenggat waktu untuk mengakhiri operasi, tetapi kami benar-benar perlu mempercepat pencarian karena waktu semakin sedikit."

Halaman
1234
Editor: Nurul Qomariah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved