Breaking News:

Berita Riau

Waspada Karhutla, Mulai Masuk Musim Kemarau, Polres Kepulauan Meranti Riau Gelar Rakor Bersama

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolres Meranti AKBP Taufik Lukman bersama Sekretaris Daerah Bambang Supriyanto, Selasa (7/7/2020)

TRIBUNPEKANBARU/TEDDY TARIGAN
Rakor Antisipasi Karhutla yang dipimpin oleh Kapolres Meranti AKBP Taufik Lukman bersama Sekretaris Daerah Bambang Supriyanto di aula Mapolres Kepulauan Meranti, Selasa (7/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Memasuki musim kemarau saat ini pihak Polres dan Pemda Meranti bersama TNI dan pihak terkait mulai bersiap mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Rapat koordinasi (rakor) antisipasi Karhutla di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti digelar bersama TNI, dinas, badan dan instansi terkait.

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolres Meranti AKBP Taufik Lukman bersama Sekretaris Daerah Bambang Supriyanto, bertempat di aula Mapolres Kepulauan Meranti, Selasa (7/7/2020).

Turut hadir dalam rakor, Kadiskes Meranti dr Misri Hasanto, Kasatpol PP Meranti Helfandi, Kepala BPBD Meranti Idris Sudin, Kadis Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Agusyanto, Kadis Perikanan Meranti Heldi.

Dua Kali Hasil Swab Negatif,AP Diperbolehkan Pulang, Sebelumnya Ikut Rapid Test Massal Hasil Reaktif

Terapkan Protokol Kesehatan, MTQ Tingkat Kabupaten Bengkalis Riau Tahun 2020 Tetap Dilaksanakan

Ternyata Sudah Disidangkan, Kasus Penyelundupan Sabu 10 Kg dan 30.566 Butir Ekstasi di Dumai Riau

Kemudian, Direktur RSUD Meranti dr Ria, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi, Kabid Perhubungan Azwan, Danramil Lakatang, Perwakilan Posal Selatpanjang, jajaran Polres Meranti, para camat se-Kabupaten Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan, mulai Juli ini diprediksi memasuki musim kemarau.

Seperti pengalaman sebelumnya, pada musim kemarau potensi terjadinya Karhutla, sehingga diperlukan sosialisasi ditengah masyarakat agar turut menjaga hutan dan lahan.

Caranya dengan tidak melakukan pembakaran, karena dari hasil evaluasi lebih 90 persen penyebab kebakaran adalah akibat ulah manusia, baik sengaja maupun tidak disengaja.

Selain itu diperlukan juga kesiapan dari satgas mulai dari personil serta peralatan pendukung jika terjadi Karhutla.

Disampaikan Taufiq, ada beberapa stressing yang harus menjadi perhatian dalam mengantisipasi harhutla di wilayah Kepulauan Meranti.

Halaman
123
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved