Breaking News:

Siak

300 Ha Lahan Sawah Belum Tergarap 100 Persen, Pemkab Siak Bakal Bangun Infrastruktur Pengairannya

Satu hektar saja untuk 1 KK, berarti sudah ada 300 kk yang lepas dari pengangguran dan punya lahan sawah.

TRIBUNPEKANBARU.COM/MAYONAL PUTRA
Mantan Bupati Siak Syamsuar saat panen raya perdana di kampung Jayapura, kecamatan Bungaraya, kabupaten Siak, Selasa (4/7/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Daerah paling ujung kecamatan Kandis, kampung Pencing Bekulo menyimpan potensi lahan sawah seluas 300 Ha. Lahan itu baru dibuka masyarakat secara swadaya sejak 2018 lalu dan hanya berhasil menggarap 40 Ha sawah.

"Untuk tahun ini petani tak ada yang berani menanam, sebab lokasi saat ini banjir. Jadi itulah kendala terbesar yang dihadapi termasuk akses jalan yang belum memadai," kata Penghulu Kampung Pencing Bekulo, Eka Indrawan Sinaga, Rabu (8/7/2020).

Karena itu, ia sudah mengusulkan ke Bupati Siak Alfedri agar mengembangkan areal pesawahan itu. Selain membangun infrastruktur pengairannya juga diminta seluruh areal itu dijadikan sawah. Sebab, jika semua areal bisa dikembangkan akan memberikan dampak ekonomi signifikan kepada masyarakat tempatan.

"Satu hektar saja untuk 1 KK, berarti sudah ada 300 kk yang lepas dari pengangguran dan punya lahan sawah. 300 dari 800 KK di kampung kami ini berarti itu sangat membantu," kata dia.

Kejati Usut Dugaan Penyelewengan Anggaran Hibah Bansos di Siak, FITRA Riau: Biasa Jadi Bancakan

Ia melanjutkan, yang mengelola pesawahan tersebut adalah kelompok tani dari masyarakat. Ada dua kelompok yang sudah mengelola 40 ha sawah dengan anggota sekitar 22-25 orang.

"Lahan sawah ini bisa diharapkan memberikan lapangan kerja dan mendukung ketahanan pangan," ungkapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Permukiman (PU Tarukim) Irving Kahar akan membangun irigasi persawahan di Dusun Lestari II Kampung Pencing Bekulo, Kecamatan Kandis untuk menunjang ketahanan pangan.

Dalam hal ini pihaknya telah menyurvei lokasi. Menurutnya perlu dibangun daerah pengairan baru karena tidak memungkinkan mengandalkan air Sungai Mandau dan Belutu.

Bupati Siak Launching Water Meter Prabayar, Mendapatkan Air Bersih Cukup dengan Membeli Token

"Nanti tentu ada bangunan pintu pengatur air, pintu clap, tanggul banjir, jaringan primer, sekunder, dan tersier, perlu juga bangunan pembagi. Ini kita usahakan melalui alokasi dana khusus anggaran pendapatan belanja daerah Siak 2021," ujarnya.

Untuk diketahui Kampung Pencing Bekulo merupakan bagian ujung Kabupaten Siak berbatasan dengan Kecamatan Tualang Muandau, Kabupaten Bengkalis. Untuk itu Pemkab Siak rencananya juga akan membangun jalan di daerah tersebut yang saat ini belum beraspal.

"Di sini rencana yang digarap 200 hektare, potensialnya 300 ha. Ada permintaan masyarakat untuk pengembangan persawahan, yakni untuk irigasi karena mengandalkan air sungai jadi sering banjir," kata Bupati Siak, Alfedri ketika meninjau lokasi itu. (Tribunpekanbaru.com/mayonak putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved