Breaking News:

Karhutla di Riau

BREAKING NEWS: Tim Gabungan dan Rayon Kecamatan Disiagakan, Dua Hari Ini Pelalawan Nihil Karhutla

Dua hari ini Kabupaten Pelalawan Riau nihil Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar FE, yang ditunjuk sebagai Pelaksana tugas Kepala BPBD. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Dua hari ini Kabupaten Pelalawan Riau nihil Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Tak ada titik api yang terdeteksi oleh petugas maupun satelit.

Kondisi ini berbeda dengan pekan lalu, di mana titik api bermunculan di beberapa kecamatan akibat kemarau kering.

Namun berhasil dipadamkan oleh tim gabungan instansi yang turun ke lokasi dan dilanjutkan dengan pendinginan areal bekas terbakar.

"Sejak kemarin kita tidak ada Karhutla. Bahkan pagi ini hotspot tidak ada di Pelalawan," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (8/7/2020).

Menhan Prabowo Upgrade Alutsista, Beli Pesawat Canggih MV 22 Osprey, Amerika Benarkan Penjualannya

BREAKING NEWS: Penahanan Dipindah Hari Ini, Amril Mukminin Dikawal KPK ke Rutan Sialang Bungkuk

Lowongan Kerja Terbaru SMA SMK, 6 BUMN dan Swasta buka Loker Juli 2020, Cek Syarat dan Link Daftar

Abu Bakar menyebutkan, hotspot dan fire spot yang berkurang drastis di Pelalawan bisa saja dipengaruhi oleh curah hujan yang cukup instens tiga hari terakhir.

Meskipun tidak merata dan berlangsung singkat, tapi membantu membahasi lahan yang sebelumnya mulai mengering.

Semua personil berbagai instansi tetap disiagakan jika sewaktu-waktu terdapat titik api di wilayah Pelalawan.

Tim rayon kecamatan juga diminta berpatroli di wilayah masing-masing mengantisipasi adanya kebakaran lahan yang tidak terdeteksi oleh satelit.

"Selain personil, sarana dan prasarana juga sudah siap untuk mengahadapi musim kemarau ini," tandas Abu Bakar.

Kepala Satpol PP dan Damkar ini meminta semua pihak untuk mensosialisasikan larangan membakar lahan dalam berkebun maupun bertani. Agar tidak menimbulkan titik api dan Karhutla.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved