Breaking News:

Tidak Lengkapi Administrasi, 2 Penumpang Speed Boat di Pelabuhan Pelindo Terpaksa DiCegat Petugas

Tim penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 mengamankan 2 orang tersebut sebelum berangkat dari Tembilahan menuju Batam

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Sesri
.
Petugas berjaga di pintu masuk ruang tunggu Pelabuhan Pelindo Tembilahan, Rabu (8/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Ditengah upaya penegakan disiplin protokol kesehatan covid 19, 2 orang calon penumpang di Pelabuhan Pelindo Tembilahan malah tidak memiliki surat keterangan sehat atau surat keterangan rapid test.

Tim penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 yang bertugas mengecek di Pos Gakplin Pelabuhan Pelindo terpaksa mengamankan 2 orang tersebut sebelum berangkat dari Tembilahan menuju Batam, Rabu (8/72020).

Pasi Ops Kapten Inf Tarmizi menuturkan, tim penegak disiplin mengambil tindakan tegas terhadap 2 orang tersebut dengan menunda keberangkatannya dan mengarahkan penumpang untuk rapid tes terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanannya.

“Untuk diketahui bersama, surat keterangan rapid test tersebut hanya berlaku selama 14 hari, lewat dari batas itu apabila ingin bepergian ke luar Kabupaten, diwajibkan untuk memperpanjang surat keterangan tersebut,” tutur Pasi Ops.

Pasi ops menambahkan, kini pemerintah mengambil kebijakan untuk meringankan biaya bagi masyarakat yang ingin melakukan rapid test sesuai surat dari Kemenkes RI.

“kini biaya rapid tes yang semula Rp. 400 ribu menjadi hanya Rp.150 ribu saja. Ini merupakan kebijakan dari pemerintah untuk meringankan masyarakat bagi yang akan melaksanakan rapid test,” jelasnya.

Meskipun wilayah Kabupaten Inhil saat ini terjadi penurunan kasus positif hingga nihil pasien positif Covid-19, namun upaya penegakkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 tetap terus dilaksanakan, baik di Ibukota Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, bahkan Desa guna menghindari terjadinya klaster baru.

Pasi Ops mengatakan, upaya memutus rantai virus yang kini sedang menjadi pandemi seperti sekarang ini harus dilakukan dengan optimal.

Upaya cegah dan tangkal dini seperti pemeriksaan kesehatan dan penerapan protokol kesehatan adalah cara awal yang ampuh untuk menekan timbulnya klaster baru dari Covid-19 ini.

“Mari kita sama sama saling menjaga dan berjuang serta melakukan yang terbaik untuk wilayah Kabupaten Inhil agar terhindar dari Covid-19. Kita jangan lengah untuk terus melakukan cegah dini dan antisipasi semaksimal mungkin,” imbaunya.

( Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli ).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved