Breaking News:

Waduh, Pasokan dari Sumbar Berkurang, Harga Cabai di Kuansing Naik

Harga berbagai jenis cabai di Kuansing pada pekan ini mengalami kenaikan. Bahkan ada mengalami kenaikan Rp 10 ribu.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi Tribun Pekanbaru / Theo Rizky
Pedagang cabai tengah merapikan dagangannya 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Harga berbagai jenis cabai di Kuansing pada pekan ini mengalami kenaikan. Bahkan ada mengalami kenaikan Rp 10 ribu.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kopindag) Kuansing, tiga jenis cabai mengalami kenaikan.

Hal ini berdasarkan pemantauan di pasar tradisional pada 8 Juli.

Dalam data tersebut, harga cabai rawit mengalami kenaikan tertinggi yakni Rp 10 ribu per kilogram. Pekan ini, harga cabai rawit diperjualbelikan di harga Rp 45.000 per kilogram.

Kepala Diskopindag Drs Azhar MM
Kepala Diskopindag Drs Azhar MM (TRIBUN PEKANBARU / PALTI SIAHAAN)

Cabai merah kriting diperjualbelikan diharga Rp 25 ribu per kilogram. Padahal pekan lalu, Rp 20 ribu per kilogram.

Kepala Diskopindag Drs Azhar MM mengatakan naiknya harga cabai tersebut dikarenakan berkurangnya pasokan dari Sumbar. Disatu sisi, pasokan lokal belum ada.

"Kurang pasokan dari Sumbar. Makanya mahal," ucap Azhar, Rabu (8/7/2020).

Selain itu, beberapa kebutuhan dapur mengalami penurunan. Seperti telur ayam ras yang pada pekan lalu sebesar Rp 48 ribu sepapan kini menjadi Rp 40 ribu.

Bawang merah juga demikian. Pekan lalu diperjualbelikan di harga Rp 28 ribu per kilogram, kini Rp 22 ribu per kilogram.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved