Breaking News:

Berita Riau

Dermaga Lama Hancur Diterjang Longsor,Pemkab Inhil Riau Bakal Bangun Dermaga Darurat Kampung Betuah

Pembangunan ini sebagai solusi terbaik bagi masyarakat untuk mengatasi terhambatnya perputaran roda perekonomian di Dermaga Kampung Betuah

istimewa
Petugas bersama masyarakat membersihkan puing - puing yang masih bisa digunakan di lokasi longsor Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Warga berharap pembangunan dermaga penyeberangan darurat segera dilakukan di Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau.

Pasalnya, dermaga lama amblas karena longsor.

Harapan warga itu tampaknya bakal direalisasikan Pemkab Indragiri Hilir (Inhil).

Pembangunan ini sebagai solusi terbaik bagi masyarakat untuk mengatasi terhambatnya perputaran roda perekonomian di Dermaga Kampung Betuah usai longsor yang terjadi pada Jumat (10/7/2020) sore.

Prajurit Berobat Bisul Awal Terungkapnya Kasus Covid-19 di Secapa AD Bandung, Begini Kronologinya

Siasat Licik Ayah Tiri Tutupi Perbuatan Bejat,Nikahkan Bocah 12 Tahun dengan Pria Tuna Netra 44Tahun

Anies Baswedan Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan, Terkait Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra

Demikian diungkapkan Bupati Inhil HM Wardan dalam kunjungannya ke lokasi bencana longsor di Kampung Betuah, Kelurahan Tembilahan Seberang, Kecamatan Tembilahan, Sabtu (11/7/2020).

“Terutama bagi penambang dan pengumudi ojek bisa stabil. Ke depannya Kita akan rumuskan dan sesuaikan kembali dengan program - program pemerintah. Yang jelas, saat ini kita berupaya mengatasi agar ekonomi masyarakat tidak terhambat,” ungkap Bupati.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Wardan didampingi Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Syamsuddin Uti, Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan, S.IK dan sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Inhil lainnya.

HM Wardan sangat menyoroti keberlangsungan ekonomi masyarakat Kelurahan Seberang Tembilahan dan akses transportasi pasca musibah tanah longsor.

“Kita membahas bagaimana caranya memanggulangi masalah transportasi yang terputus akibat tanah longsor. Bagaimana para penambang pompong dan ojek dapat terus beroperasi," tutur Bupati.

Di samping itu, Bupati berharap masyarakat korban bencana tidak larut dalam kesedihan dan dapat tinggal di rumah-rumah keluarga dan warga lainnya sementara waktu.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved