Breaking News:

Horee! Kepsek yang Pungut Uang dari Murid Dengan Alasan Apapun Dalam PPDB Bakal Dicopot

Seolah-olah PPDB merupakan momen panen uang. Banyak alasan pihak sekolah untuk melakukan pungutan ke wali murid.

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
pungli PPDB marak, Kepsek bakal dicopot 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seluruh kepala sekolah yang nekat melakukan pungutan dalam bentuk apapun saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021 bakal dicopot. 

Sebagian sekolah memang memanfaatkan PPDB sebagai sumber penghasilan sampingannya.

Seolah-olah PPDB merupakan momen panen uang.

Banyak alasan pihak sekolah untuk melakukan pungutan ke wali murid. 

Mulai dari uang seragam, uang ekstrakurikuler dan uang tetek bengek lainnya.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengambil langkah tegas terkait polemik pungutan wali murid dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021.

Kepala sekolah satuan pendidikan dasar negeri yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas akan dicopot dari jabatan jika tetap nekat melakukan pungutan dalam bentuk apa pun.

“Sudah jelas, akan saya copot dari jabatan kalau nekat ambil pungutan, tidak ada toleransi,” kata Husein kepada Kompas.com ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (12/7/2020).

Husein memberikan tenggat waktu 30 hari kepada kepala sekolah SD dan SMP negeri untuk mengembalikan semua pungutan yang pernah diminta kepada wali murid.

“Saya beri waktu sampai 10 Agustus untuk dikembalikan, kalau ada yang tidak dikembalikan laporkan saja kepada saya,” tegasnya.

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved