Breaking News:

Pekanbaru

Pelaku Penganiayaan Driver Ojol di Pekanbaru Sudah Jadi Tersangka, Proses Kasus Berlanjut

Pelakunya pemuda berinisial MAP alias Akbar (24). Dia sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka.

tribunpekanbaru.com
Pelaku pemukulan Driver Ojol ( kaos oblong putih ) diamankan di Polresta Pekanbaru pada Sabtu (4/7/2020) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menyatakan, kasus penganiayaan driver ojek online (ojol) bernama Mulyadi, yang terjadi beberapa waktu lalu, tetap berlanjut.

Pelakunya pemuda berinisial MAP alias Akbar (24). Dia sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka.

"Penyidikan kasusnya tetap berlanjut, proses penegakan hukumnya berjalan," kata Kombes Nandang saat dikonfirmasi Tribun, Sabtu (11/7/2020) sore.

Sementara itu, di media sosial, beredar foto surat perjanjian perdamaian antara tersangka dengan korban.

Surat itu tertanggal 10 Juli 2020. Berisi identitas keduanya. Lalu beberapa poin perjanjian.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemuda berinisial MAP alias Akbar (24), diamankan polisi Sabtu malam pekan lalu. Dia ditangkap lantaran melakukan aksi penganiayaan terhadap Mulyadi, seorajg driver ojol.

Video penganiayaan yang dilakukan MAP, viral di media sosial (Medsos). Dalam cuplikan video itu, tampak MAP menendang driver ojol hingga tersungkur dan sepeda motornya tumbang.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Cempaka, Kecamatan Sukajadi, Jumat (3/7/2020). Rekan seprofesi korban yang tak terima atas perlakuan tersangka, lantas merasa berang.

Rumah tersangka di Jalan Legasari, Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukitraya, didatangi sekitar 500 orang driver ojol.

Beruntung polisi cepat turun tangan, dan langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolresta Pekanbaru.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved