Berita Riau

Pemkab Siak dan BBKSDA Riau Buka Jalur Sungai Rawa Menuju Taman Nasional Zamrud

Setelah menaiki speedboat selama 6 jam,Bupati Siak Alfedri dan Suryono membuat cacatan penting pengembangan jalur alrernatif menuju TN Zamrud itu.

TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Bupati Siak Alfedri, Kepala BBKSDA Riau Suharyono dan Kepala Dinas PU Siak Irving Kahar serta jajaran melambaikan tangan dari tengah sungai rawa yang dipenuhi tumbuhan bakung, saat ekspedisi menuju TN Zamrud, Sabtu (11/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri terus mengembangkan Taman Nasional (TN) Zamrud menjadi kawasan wisata terbatas.

Ia dan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono bersepakat bakal membuka jalur baru menuju kawasan TN Zamrud.

Sabtu (11/7/2020), Alfedri dan Suryono beserta jajaran masing-masing melakukan ekspedisi dari dermaga nelayan kampung Rawa Mekar Jaya dan menyusuri aliran sungai rawa.

Setelah menaiki speedboat selama 6 jam, Alfedri dan Suryono membuat cacatan penting pengembangan jalur alrernatif menuju TN Zamrud itu.

Abang Hilang Terseret Ombak, Adik Berhasil Selamatkan Diri, Selfie di Batu Karang Berujung Petaka

Septina Siap Perjuangkan Persoalan di Inhil ke Tingkat Provinsi Riau

Ada Aktivitas Ilegal Loging di Hutan Penyangga Taman Nasional Zamrud, Begini Kata Kepala BBKSDA Riau

Dalam bincang-bincangnya dengan Suharyono, eksepdisi itu dilakukan untuk merealisasikan permintaan masyarakat Sungai Raya terkait pembersihan sungai itu.

Sebab, ia sendiri merasakan lebatnya pohon bakung dan banyaknya ranting kayu mati yang menghambat perjalan sampan nelayan lokal.

"Kami bersama Pak Suharyono, bagaimana merancang untuk pembersihan sungai rawa ini. Barangkali bisa bekerjasama dengan perusahaan yang termasuk dalam wilayah operasionalnya," kata Alfedri usai menyusuri sungai itu.

Pembersihan sungai Rawa dimaksud hanyalah untuk sekadar melapangkan jalur untuk sampan mesin.

Sebab, sungai Rawa juga menjadi habitat ikan toman dan tapah, yang menjadi pengharapan para nelayan.

"Pembersihannya bukan mengurangi nilai lestarinya, serta tidak membuat berkurangnya populasi ikan dan hewan air gambut lainnya. Hanya sekadar untuk memberi akses bagi sampan-sampan saja," kata dia.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved