Breaking News:

Sinopsis SaraswatiChandra

SaraswatiChandra Rabu 15 Juli 2020, Sinopsis SaraswatiChandra Episode 45, Tonton Juga Yuk

Jangan sampai terlewatkan kelanjutan kisah Sinema India ANTV SaraswatiChandra, Rabu 15 Juli 2020 adalah episode 45 di ANTV SaraswatiChandra

Budhidhan mengatakan kau memberi donasi Rs. 100.000 donasi, bagus.

Pramad berpikir tentang ceknya dan bertanya-tanya apa yang terjadi. Budhidhan memeluknya dan ibunya memberkati Pramad.

Saras datang ke Kumud dan mereka bicara. Kumud berkata aku tahu Dewa akan mengerti bahwa kita tidak berdaya, kau telah memberikan saran dan Budhidhan menyukainya dan aku memberikan donasi juga. Dia berterima kasih padanya.

Saras mengatakan untuk apa dan kepada siapa, Naveen atau Saras, karena kau telah melakukan Shraath Saraswatichandra. Nampan puja Kumud pun jatuh.

Pramad ada di kamarnya. Murakh Das membawa kayu yang tersisa.

Pramad datang ke Kumud dan Saras di teras dan mengatakan kau juga di sini Naveen, itu baik karena aku ingin berbicara dengan kalian berdua.

Pramad berkata aku bertemu Kalika hari ini. Kumud dan Saras terkejut. Pramad berkata maksudku aku menabrak Kalika di pasar dan dia tidak berubah.

Pramad mengatakan itu benar bahwa dia adalah seorang pencuri dan dia tidak bisa berubah tetapi Kalika berkata Kumud dan Sarawatichandra masih bersama, karena Saras ada di hatimu Kumud dan aku membuatmu melakukan Sraath karena ucapan Kalika.

Pramad berkata aku melanggar batas hari ini, aku tidak pantas untukmu dan menjadi suamimu. Pramad pergi.

Saras berpikir mengapa Kalika bertemu dengannya dan kenapa Kalika tidak mengatakan yang sebenarnya pada Pramad.

Vidyachatur melihat Danny tidur di aula. Danny bangun dan melihat Vidyachatur.

Kumud mendapat darah di tangannya dan mengatakan Pramad .... Saras bertanya apa yang dia lakukan, katakan padaku.

Kumud menangis ... Pramad datang dan mengatakan aku telah menyakitinya, lagi dan lagi. Saras pun marah tapi Pramad menerima kesalahannya.

Pramad berkata aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri untuk ini, jadi aku melukai diriku sendiri sama dengan luka yang kuberikan pada Kumud.

Saras melihat bahwa Pramad menulis maaf dengan darah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved