Breaking News:

Siak

Sarmiati Senang Terima Dana BLT Covid-19 Tahap III, Warga Padati Kantor Lurah Kampung Rempak Siak

Pemerintah memperpanjang masa pencairan anggaran BLT untuk 6 bulan ke depan. Artinya bapak-bapak dan ibu-ibu masih akan menerima BLT 6 bulan ke depan

Istimewa
Lurah Kampung Rempak, kecamatan Siak Zuhrijan Nurfalah berfoto dengan penerima manfaat BLT Covid- 19, Selasa (14/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kantor Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak dipadati warga. Sepeda motor tampak tumpah di pelataran parkir kantor kelurahan itu hingga berjejeran di pinggir jalan umum.

"Antre menunggu pencairan BLT Pak, karena kami dikabari hari ini cair yang tahap ketiga," kata Sarmiati (52), warga RT1 RW 4, Selasa (14/7/2020).

Sarmiati tampak bahagia saat antre di kantor lurah itu. Apalagi uang sebesar Rp 600 ribu yang bakal diterimanya untuk kebutuhan pokok di rumahnya. Maklum, Sarmiati termasuk orang yang kurang mampu, sehingga dana BLT Covid-19 ini sangat dibutuhkannya.

"Ya Alhamdulillah, kita masih terima dana BLT. Ini yang ketiga, jadi selanjutnya nanti tidak Rp 600 ribu lagi, tetapi tetap ada," kata dia.

Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019, Bupati Siak Riau Sebut Realisasi Capai Target

Pemkab Siak dan BBKSDA Riau Buka Jalur Sungai Rawa Menuju Taman Nasional Zamrud

Sarmiati mempunyai harapan yang sama dengan penerima lainnya, yakni agar pemerintah tetap mengadakan bantuan itu. Sebab, ia merasakan manfaat bantuan itu untuk keberlanjutan pemenuhan kebutuhan hidupa keluarganya.

"Kalau boleh berharap, jangan diputus atau dikurangilah angkanya. Kalau perlu ditambahlah, supaya ringan beban kami," ulas dia.

Tidak lama menunggu antre, nama Sarmiati pun dipanggil. Ia langsung melangkah ke meja penerimaan. Lurah Kampung Rempak, Zuhrijan Nur Fallah langsung memberikan anggaran itu kepadanya.

"Di kelurahan kita ini ada sebanyak 248 KK penerima manfaat BLT, hari ini semuanya kita serahkan," kata dia.

Menurut dia, data penerima manfaat BLT itu masih mengacu pada data sebelumnya. Sebab belum ada penambahan atau perubahan yang diajukannya ke Dinas Sosial Siak.

300 Ha Lahan Sawah Belum Tergarap 100 Persen, Pemkab Siak Bakal Bangun Infrastruktur Pengairannya

Bupati Siak Launching Water Meter Prabayar, Mendapatkan Air Bersih Cukup dengan Membeli Token

Masing-masing penerima manfaat sebesar Rp600 ribu per KK. Pencairan itu merupakan pencairan tahap III BLT Kemensos. Ia meminta penerima manfaat untuk tidak gusar, sebab pencairan anggaran itu bukan untuk terakhir kalinya.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved